Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menegaskan seluruh kekuatan pemerintah dan elemen masyarakat saat ini dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca Juga
Jumhur yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menjelaskan, penanganan karhutla melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten dan provinsi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni, Kementerian Lingkungan Hidup, kepolisian, TNI, hingga komunitas masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Semua kekuatan sedang bekerja untuk memadamkan api. Jadi, tidak benar kalau seolah-olah kita abai," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga
Selain mengintensifkan pemadaman, pemerintah juga menindak pihak-pihak yang diduga sengaja membakar lahan.
Jumhur menyebut puluhan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.
Di sisi lain, sebanyak 68 perusahaan pemegang konsesi telah disegel.
Baca Juga
Perusahaan-perusahaan tersebut masih menjalani proses verifikasi untuk memastikan keterkaitan masing-masing dengan kebakaran yang terjadi.
Jumhur mengatakan, penanganan terhadap perusahaan harus memperhatikan prinsip strict liability atau pertanggungjawaban mutlak, khususnya jika kebakaran terjadi di wilayah konsesi yang mereka kelola.
Menurut dia, verifikasi diperlukan untuk membedakan perusahaan yang diduga sengaja membakar lahan dengan perusahaan yang area konsesinya terdampak kebakaran.
Ia mencontohkan, kebakaran di lahan konsesi yang belum dibuka perlu ditelaah secara berbeda dari kebakaran di area perkebunan yang telah ditanami kelapa sawit.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa lebih dari 60.000 personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mendukung pemadaman karhutla melalui operasi darat.
Pengerahan personel tersebut difokuskan ke sejumlah daerah, terutama Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Teddy menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan mengenai jumlah personel yang dikerahkan serta perkembangan penanganan karhutla dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10).
Dalam laporan tersebut, pemadaman masih berlangsung di lahan dengan total luas 639 hektare yang tersebar di enam provinsi, terutama di wilayah Kalimantan dan Sumatera. (ant)
Respons Pejabat dan Warga Malaysia atas Pernyataan Kepala Bakom RI soal Asap Karhutla dan Oksigen
Sejumlah pengguna media sosial di Malaysia melontarkan kritik terhadap pernyataan Kepala Bakom RI, Syahganda Nainggolan terkait asap karhutla dan oksigen
VIVA.co.id
13 Oktober 2026