Elephants

Kapolresta Samarinda tindak tegas oknum perwira terjerat pelanggaran etik - ANTARA News Kalimantan Timur

August 21, 2026
Kami berkomitmen penuh untuk menindak tegas oknum anggota yang terbukti melanggar aturan hukum secara transparan dan akuntabel

Samarinda (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor Kota Samarinda menegaskan oknum perwira menengah yang terjerat kasus dugaan pelanggaran kode etik profesi akan ditindak tanpa pandang bulu.

"Kami berkomitmen penuh untuk menindak tegas oknum anggota yang terbukti melanggar aturan hukum secara transparan dan akuntabel," ujar Kapolresta Samarinda Komisaris Besar Polisi Hendri Umar di Samarinda, Jumat.

Langkah tegas kepolisian ini langsung dibuktikan dengan pemutasian sekaligus pembebastugasan perwira berinisial Komisaris Polisi AS dari jabatannya sebagai kasat sejak pertengahan Agustus lalu.

Penarikan oknum perwira tersebut menuju bagian staf kepolisian daerah sengaja dilakukan guna mempermudah jalannya proses pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan.

"Tindakan mutasi ini merupakan salah satu wujud langkah atas kegaduhan yang sempat timbul di tengah masyarakat terkait pemberitaan viral tersebut," tambahnya.

Kasus dugaan pelanggaran kode etik ini mencuat usai penangkapan seorang perempuan berinisial MZ yang kedapatan membawa narkotika jenis etomidate di Bandara Sepinggan Balikpapan.

Perempuan yang tengah dalam kondisi mengandung enam bulan tersebut kemudian mengaku memiliki hubungan kedekatan khusus dengan oknum perwira kepolisian itu.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa keduanya memang sudah saling mengenal sejak dua tahun lalu di sebuah tempat hiburan malam Kota Balikpapan," papar Hendri.

Saat ini perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu tersebut sedang menjalani proses pemulihan dan rehabilitasi medis pada salah satu pusat kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, sanksi pemberhentian tidak dengan hormat bisa saja dijatuhkan apabila oknum perwira tersebut terbukti melakukan pelanggaran berat dalam persidangan komisi kode etik kelak.

Seluruh jajaran aparat penegak hukum di wilayah Kalimantan Timur terus berupaya menjaga integritas institusi dari berbagai tindakan menyimpang para anggotanya.

"Kami sangat mengimbau seluruh masyarakat agar tidak berspekulasi liar dan sepenuhnya mempercayakan penanganan kasus ini pada mekanisme hukum di kepolisian," pungkasnya.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.