Elephants

Kanim Agam tegaskan perkuat tata kelola SDM dan akuntabilitas

September 2, 2026

Bukittinggi (ANTARA) - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Non TPI Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) dan akuntabilitas kinerja instansi.

Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumbar yaitu Penyusunan Analisis Beban Kerja (ABK) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 2026 di Bukittinggi, Rabu (2/9).

Kegiatan strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Arvin Gumilang didampingi langsung oleh Kepala Kanim Agam, Kizlar Assad.

Dalam arahannya, Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumbar, Arvin Gumilang menekankan bahwa penyusunan ABK bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen krusial dalam memetakan kebutuhan riil organisasi terhadap jumlah dan jenis SDM.

Pemetaan beban kerja yang tepat dipastikan akan mewujudkan pembagian tugas yang proporsional dan efektif di seluruh satuan kerja.

“Penyusunan Analisis Beban Kerja bukan hanya untuk memenuhi dokumen administratif. Lebih dari itu, kita dapat menghitung berapa kebutuhan SDM dan jenis SDM seperti apa yang dibutuhkan,” kata Arvin.

Kanim Agam dalam penguatan manajemen kinerja berbasis digital menerapkan pembaruan sistem manajemen kinerja melalui optimalisasi SKP dan platform digital seperti MyASN.

"Sejalan dengan arahan Kakanwil, jajaran Kanim Agam diarahkan untuk mengelola dan memperbarui aktivitas kinerjanya secara mandiri dan transparan. Hal ini bertujuan agar setiap capaian kinerja pegawai dapat terdokumentasi secara akurat, real-time, dan terukur," kata Kepala Kanim Imigrasi Kelas I Non TPI Agam, Kizlar Assad.

Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan Kanim Agam dalam penyusunan ABK dan SKP ini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh jajarannya memiliki indikator keberhasilan yang jelas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Melalui pemetaan ABK yang presisi dan penyusunan SKP yang terukur, Kanim Agam berkomitmen menciptakan budaya kerja yang profesional dan efisien. Hal ini menjadi pondasi utama kami untuk terus memberikan pelayanan keimigrasian terbaik, cepat, dan transparan kepada masyarakat,” ujar Kizlar Assad.

Melalui kegiatan ini, Kanim Kelas I Non TPI Agam bersama seluruh jajaran keimigrasian di Sumatera Barat terus bersinergi dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi penuh pada kualitas pelayanan masyarakat.