Elephants

Kaki Kram saat Tidur di Malam Hari? Ini 7 Penyebab yang Sering Tidak Disadari dan Cara Mengatasinya

August 5, 2026

Jakarta -

Kram kaki di malam hari sering kali datang tiba-tiba saat seseorang sedang beristirahat atau tidur. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang sangat kuat hingga membuat penderitanya terbangun.

Meski umumnya hanya berlangsung beberapa menit, kram kaki dapat membuat otot terasa kaku dan sulit digerakkan. Setelah mereda, kaki juga bisa tetap terasa pegal atau nyeri hingga keesokan harinya.

Kram kaki di malam hari tidak selalu menjadi tanda adanya penyakit tertentu. Namun, jika sering terjadi dan mengganggu kualitas tidur, penting untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasinya agar tidak terus berulang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dilansir healthline, menurut American Family Physician, kram kaki pada malam hari dialami hingga 60 persen orang dewasa. Kondisi ini juga dikenal sebagai kejang otot atau chrley horse, yaitu ketika satu atau beberapa otot kaki menegang secara tiba-tiba tanpa disadari.

Kram paling sering menyerang otot betis (gastrocnemius), yaitu otot yang membentang dari belakang lutut hingga pergelangan kaki. Namun, kram juga bisa terjadi pada otot paha depan (quadriceps) maupun otot paha belakang (hamstring).

Kram dapat terjadi saat seseorang sedang terjaga maupun ketika tidur. Umumnya, otot akan kembali rileks dalam waktu kurang dari 10 menit.

Meski begitu, kaki bisa tetap terasa nyeri atau sensitif hingga satu hari setelahnya. Jika kram betis sering muncul pada malam hari, kondisi ini dapat mengganggu kualitas tidur.

7 Penyebab kram kaki

Para ahli tidak mengetahui secara pasti apa penyebab kram kaki di malam hari. Namun, ada beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risikonya.

Dalam kebanyakan kasus, kram kaki bersifat idiopatik, yang berarti penyebab pastinya tidak diketahui.

Kram kaki di malam hari mungkin berkaitan dengan posisi kaki. Bunda mungkin sering tidur dengan kaki dan jari kaki telentang menjauh dari bagian tubuh lainnya, posisi ini disebut plantar fleksi.

Hal ini dapat memperpendek otot betis, sehingga lebih rentan terhadap kram. Faktor lain yang dapat menyebabkan kram kaki di malam hari meliputi:

1. Gaya hidup kurang aktif

Otot perlu diregangkan secara teratur agar berfungsi dengan baik. Duduk dalam waktu lama dapat membuat otot kaki lebih rentan terhadap kram.

2. Pengerahan tenaga otot yang berlebihan

Olahraga yang terlalu banyak dapat menyebabkan otot bekerja terlalu keras dan dapat dikaitkan dengan kram otot.

3. Posisi duduk yang tidak benar

Duduk dengan kaki disilangkan atau jari kaki menunjuk ke depan dalam waktu lama dapat memperpendek otot betis, yang dapat menyebabkan kram.

4. Berdiri terlalu lama

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang berdiri dalam waktu lama di tempat kerja lebih mungkin mengalami kram kaki di malam hari.

5. Aktivitas saraf abnormal

Menurut studi elektromiografi, kram kaki dikaitkan dengan peningkatan aktivitas saraf yang abnormal.

6. Penyusutan tendon

Tendon, yang menghubungkan otot dan tulang, memendek secara alami seiring waktu. Hal ini dapat menyebabkan kram pada otot.

7. Masalah kesehatan

Kram kaki di malam hari kemungkinan besar bukanlah tanda pertama dari kondisi medis yang lebih serius. Namun, kram kaki sering dikaitkan dengan kondisi-kondisi berikut:

Cara mengatasi kram kaki di malam hari

Dilansir NHS, ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan saat kaki kram di malam hari:

Nah, itulah penyebab hingga cara mengatasi ketika mengalami kram kaki di malam hari. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)