KAI Palembang catat 765 wisman gunakan kereta api pada semester I 2026
Senin, 10 Agustus 2026 22:18 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat sebanyak 765 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api selama Semester I 2026. ANTARA/HO/KAI Divre III Palembang
Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat sebanyak 765 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api selama Semester I 2026.
Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Senin, mengatakan jumlah tersebut meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 752 wisman.
Dalam tiga tahun terakhir, menurut dia, jumlah wisman yang menggunakan layanan kereta api di wilayah kerja KAI Divre III Palembang menunjukkan tren peningkatan.
Pada Semester I 2024 tercatat sebanyak 661 wisman menggunakan kereta api. Jumlah tersebut meningkat menjadi 752 wisman pada Semester I 2025 dan kembali tumbuh menjadi 765 wisman pada Semester I 2026.
“Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api bukan hanya sebagai capaian jumlah penumpang, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi KAI dalam mendukung konektivitas pariwisata dan pergerakan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan pertumbuhan jumlah wisman yang menggunakan kereta api menjadi indikator positif bahwa transportasi perkeretaapian semakin dipercaya sebagai salah satu moda transportasi untuk mendukung mobilitas wisatawan selama berada di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Tren tersebut menjadi peluang untuk semakin memperkuat peran transportasi kereta api dalam mendukung konektivitas antardaerah sekaligus memperluas akses wisatawan terhadap berbagai destinasi wisata, budaya, sejarah, dan ekonomi kreatif.
Dari total 765 wisman tersebut, Stasiun Kertapati menjadi titik keberangkatan dengan jumlah terbanyak, yakni 385 orang.
Selanjutnya, keberangkatan wisman tercatat di Stasiun Lubuklinggau sebanyak 153 orang, Stasiun Lahat 82 orang, Stasiun Prabumulih 67 orang, dan Stasiun Muara Enim 52 orang.
Sebaran tersebut menunjukkan perjalanan wisman tidak hanya terpusat di Kota Palembang, tetapi juga menjangkau sejumlah daerah di Sumatera Selatan yang memiliki beragam daya tarik wisata.
Perjalanan menggunakan kereta api memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya dengan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjadwal.
Selain itu, wisatawan dapat menikmati lanskap alam Sumatera Selatan selama perjalanan sehingga perjalanan kereta api dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Sejumlah destinasi yang dapat menjadi daya tarik bagi wisman antara lain kawasan peninggalan Kerajaan Sriwijaya, Jembatan Ampera, Bukit Siguntang, serta Danau Ranau di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Sumatera Selatan juga memiliki beragam kuliner khas, seperti pempek dan pindang patin, yang menjadi bagian dari pengalaman wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah tersebut.
“Pariwisata memiliki efek berganda terhadap perekonomian. Ketika wisatawan bergerak dari satu daerah ke daerah lain, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh sektor transportasi, tetapi juga oleh hotel, restoran, UMKM, pelaku ekonomi kreatif, pengrajin, hingga masyarakat yang berada di sekitar destinasi wisata,” katanya menjelaskan.
KAI terus berupaya memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, andal, dan tepat waktu untuk mendukung mobilitas wisatawan.
“Kami ingin kereta api tidak hanya menjadi moda transportasi yang mengantarkan wisatawan menuju destinasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman perjalanan mereka selama berada di Sumatera Selatan. Karena itu, aspek keselamatan, pelayanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan terus menjadi prioritas KAI,” ujar dia.
KAI juga memandang pengembangan pariwisata perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan, kelestarian budaya, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.
“Pariwisata bukan hanya tentang kunjungan sesaat, tetapi merupakan investasi jangka panjang. Pertumbuhan sektor ini perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga budaya, lingkungan, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat. KAI siap menjadi bagian dari ekosistem tersebut melalui penyediaan transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman, andal, dan berkelanjutan,” kata Aida.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026