Elephants

Kadin Babel usulkan bangun pelabuhan perikanan bertaraf internasional - ANTARA News Bangka Belitung

August 3, 2026

Tanjungpandan (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengusulkan pembangunan pelabuhan perikanan bertaraf internasional untuk mendukung hilirisasi sektor perikanan.

"Pembangunan pelabuhan perikanan bertaraf internasional di Bangka Belitung akan mampu meningkatkan nilai ekspor, serta memperkuat posisi Bangka Belitung dalam rantai pasok pangan nasional maupun global, kata Ketua Kadin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ritchie Glen Yapranadi dalam keterangan resmi yang diterima ANTARA di Tanjungpandan, Senin.

Dia mengatakan, pembangunan pelabuhan perikanan berkelas internasional itu merupakan salah satu usulan pembangunan ke pemerintah pusat selain usulan pembangunan bandara baru di Belitung guna meningkatkan konektivitas, aksesibilitas pariwisata, serta mempercepat arus investasi dan logistik.

Menanggapi aspirasi tersebut, ia melanjutkan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan strategis, salah satunya adalah pemerintah membuka peluang seluas-luasnya bagi pihak swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan bandara melalui skema Build, Operate, Transfer (BOT) dengan jangka waktu 30 tahun.

‎Selain itu, Presiden secara khusus akan memerintahkan Menteri Perhubungan untuk menjajaki pembukaan lebih banyak penerbangan langsung (direct flight) dari maskapai asing menuju Bangka Belitung.

‎"Dengan semakin banyak penerbangan internasional langsung ke Belitung maka akan memacu percepatan sektor pariwisata Negeri Laskar Pelangi," katanya.

‎Ia berharap, usulan tersebut dapat segera terealisasi sehingga perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat semakin maju dan berkembang lebih baik ke depannya.

‎"Komitmen Kadin terus bersinergi dengan pemerintah dalam memperkuat pondasi perekonomian nasional, mendorong iklim investasi yang kondusif, memberdayakan UMKM, serta meningkatkan integrasi Indonesia dalam rantai pasok global menuju Visi Indonesia Emas 2045," ujar Ritchie.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.