Elephants

Jenis susu yang cocok untuk pengidap diabetes

August 5, 2026

Jakarta (ANTARA) - Pengidap diabetes tetap dapat mengonsumsi susu, asalkan memilih jenis yang tepat dengan memperhatikan kandungan gula, karbohidrat, dan lemak agar kadar gula darah tetap terkontrol.

Susu mengandung nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh. Namun, beberapa jenis susu memiliki tambahan gula yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah sehingga perlu dipilih secara lebih cermat oleh penderita diabetes.

Menurut berbagai panduan nutrisi diabetes, penderita diabetes tidak harus menghindari susu sepenuhnya. Hal yang lebih penting adalah mengatur jumlah konsumsi serta memilih produk dengan kandungan gula tambahan yang rendah.

Baca juga: Kandungan dalam susu formula yang wajib diketahui orang tua

Baca juga: Rekomendasi tiga produk olahan susu untuk jaga kesehatan jantung

1. Susu rendah lemak tanpa gula tambahan

Susu rendah lemak (low fat milk) tanpa tambahan gula menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Jenis susu ini tetap memberikan protein dan kalsium, tetapi dengan kandungan lemak jenuh yang lebih rendah dibanding susu tinggi lemak.

Namun, pengidap diabetes tetap perlu memperhatikan jumlah karbohidrat karena susu sapi mengandung laktosa, yaitu gula alami yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

2. Susu skim atau susu tanpa lemak

Susu skim memiliki kandungan lemak yang lebih rendah karena sebagian besar lemak susu telah dihilangkan. Pilihan ini dapat sesuai bagi penderita diabetes yang juga perlu mengatur asupan kalori dan lemak.

Meski demikian, kandungan karbohidrat dalam susu tetap perlu dihitung sebagai bagian dari pola makan harian.

3. Susu khusus diabetes

Susu yang diformulasikan khusus untuk penderita diabetes dapat menjadi pilihan karena biasanya dirancang dengan kandungan gula yang lebih terkontrol, serat tambahan, serta nutrisi tertentu untuk membantu pengelolaan pola makan.

Namun, penggunaan susu khusus diabetes tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tidak menggantikan pengaturan pola makan secara keseluruhan.

4. Susu kedelai tanpa gula

Susu kedelai tanpa pemanis dapat menjadi alternatif bagi penderita diabetes, terutama bagi mereka yang ingin pilihan berbasis nabati. Beberapa produk susu kedelai juga diperkaya kalsium dan vitamin sehingga tetap memiliki nilai gizi yang baik.

Pilih produk dengan label tanpa gula tambahan karena susu nabati yang memiliki rasa manis dapat mengandung gula lebih tinggi.

Baca juga: Manfaat susu hangat sebelum berangkat tidur

5. Susu almond tanpa pemanis

Susu almond tanpa gula tambahan juga dapat menjadi pilihan karena umumnya memiliki kandungan karbohidrat dan gula lebih rendah dibanding beberapa jenis susu nabati lainnya.

Meski demikian, kandungan protein susu almond biasanya lebih rendah dibanding susu sapi atau susu kedelai, sehingga penting memastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi dari sumber makanan lain.

Jenis susu yang sebaiknya dibatasi

Pengidap diabetes sebaiknya membatasi konsumsi susu dengan tambahan gula, seperti susu rasa cokelat, vanila, atau minuman susu kemasan manis. Produk tersebut dapat memiliki kandungan gula tambahan yang berpotensi menyebabkan peningkatan kadar gula darah.

Selain itu, penting untuk selalu membaca label nutrisi sebelum membeli susu. Perhatikan jumlah karbohidrat total, gula, protein, serta kandungan lemak dalam satu porsi.

Tips minum susu bagi penderita diabetes

Agar konsumsi susu tetap aman, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan:

Setiap penderita diabetes memiliki kondisi berbeda, sehingga jenis dan jumlah susu yang sesuai dapat berbeda pula. Faktor seperti usia, berat badan, aktivitas fisik, jenis diabetes, serta obat yang dikonsumsi perlu menjadi pertimbangan.

Dengan memilih jenis susu yang tepat dan mengonsumsinya secara bijak, penderita diabetes tetap dapat memperoleh manfaat nutrisi dari susu tanpa mengabaikan pengendalian gula darah.

Baca juga: Asupan nutrisi yang perlu diperhatikan pada anak alergi protein susu

Baca juga: Empat minuman yang ramah gula darah bila dikonsumsi pada malam hari

Baca juga: Anak dengan alergi susu boleh mengonsumsi protein dari daging sapi

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.