Elephants

ITDC: Perputaran Ekonomi Ajang MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika Diprediksi Lampaui Rp 4,9 Triliun

July 17, 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Jakarta, VIVA – Direktur Operasional InJourney Tourism Develpompent Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka meyakini, ajang balap MotoGP Indonesia 2026 bakal menghasilkan perputaran ekonomi yang lebih besar dari penyelenggaraan tahun 2025 lalu.

Baca Juga

Pasalnya, Troy mengatakan bahwa event balap yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, kembali disambut tingginya antusias para peicnta balap motor di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, Dia optimis bahwa perputaran ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan MotoGP 2026 ini, akan mampu melampaui capaian di tahun 2025 lalu yang angkanya menyentuh hingga kisaran Rp 4,9 triliun.

Baca Juga

"Kalau tahun lalu kan (perputaran ekonomi dari gelaran MotoGP 2025) mungkin sekitar Rp 4,9 triliun. Kita berharap dengan adanya pembalap Indonesia (di MotoGP 2026), mungkin harusnya bisa lebih dari itu," kata Troy di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.

Direktur Operasional InJourney Tourism Develpompent Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka

Photo :

Baca Juga

Dia menjelaskan, sesungguhnya acara MotoGP ini bukan hanya sebuah gelaran event balap motor, melainkan bagian dari agenda besar sport tourism yang dirancang pemerintah untuk mengerek perekonomian secara nasional. "Bukan hanya bagi NTB, tapi juga provinsi yang lain termasuk Jakarta hari ini," ujarnya.

Terlebih, ITDC pada hari ini juga menggelar jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, guna memperkenalkan dua pembalap Indonesia yakni Mario Aji dan Veda Ega Pratama, yang untuk pertama kalinya dipastikan akan turut serta dalam ajang MotoGP 2026 tahun ini.

"Karena Jakarta dulu kan enggak terlibat, tapi sekarang Jakarta dapet Moment Jakarta. Artinya, pasti harusnya bergerak (perputaran ekonomi meningkat). Karena Jakarta kan pusat ibu kota ya, pasti akan naik. Jadi saya berharap (perputaran ekonomi MotoGP 2026) bisa lebih dari tahun lalu, dan bisa bergerak naik lebih positif," kata Troy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Optimisme akan lebih tingginya dampak atau perputaran ekonomi dari ajang MotoGP 2026 ini, menurut Troy juga dapat dilihat dari ludesnya penjualan awal tiket MotoGP Indonesia, dengan nilai penjualan yang ditaksir mencapai hingga sebesar Rp 2,4 miliar.

"Kalau kita lihat angka (penjualan) sudah di angka setara Rp 2,4 miliar. Tahun lalu untuk mencapai angka ini tuh masih lama, jelang sebulan baru penuh," kata Troy.

Halaman Selanjutnya

"Kalau sekarang saja, yang masih lama waktu pembeliannya sudah mencapai di angka itu, kami yakin ke depannya akan lebih tinggi lagi (penjualan tiketnya)," ujarnya.