Lombok Tengah (ANTARA) - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan penonton MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 9-11 Oktober meningkat 15,7 persen dibanding tahun lalu atau mencapai 145.000 penonton baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Warokka saat melakukan koordinasi dengan Kapolda NTB Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja di Mataram, Rabu, menyatakan target tersebut meningkat 15,7 persen dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat dihadiri 140.324 penonton.
Dalam audiensi tersebut, ITDC memaparkan berbagai aspek kesiapan penyelenggaraan, mulai dari pengelolaan kawasan, pengaturan akses dan mobilitas pengunjung, kesiapan operasional lintas fungsi, hingga berbagai aktivasi kawasan yang akan memperkaya pengalaman pengunjung selama penyelenggaraan kegiatan.
"Penguatan koordinasi dilakukan seiring semakin besarnya skala penyelenggaraan MotoGP Indonesia dari tahun ke tahun," katanya.
Troy menambahkan, penyelenggaraan MotoGP Indonesia juga menghasilkan multiplier effect ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun.
Tidak hanya itu, penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia juga memberi kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi daerah.
"Hingga tahun 2025, event ini telah mendorong investasi baru senilai Rp713 miliar di Kawasan The Mandalika," katanya.
Baca juga: NTB menargetkan penonton MotoGP Mandalika-NTB tembus 140 ribu
Ajang MotoGP 2025 bahkan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal NTB, dengan sekitar 67 persen berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, serta melibatkan 202 UMKM kuliner dan kerajinan dan lebih dari 600 UMKM yang beraktivitas di sekitar kawasan sirkuit maupun Kuta Mandalika.
"Selama penyelenggaraan sebelumnya, tingkat hunian hotel mencapai 100 persen di kawasan The Mandalika dan rata-rata 90 persen di Kota Mataram, disertai penambahan 44 penerbangan ekstra menuju Nusa Tenggara Barat untuk mengakomodasi tingginya mobilitas wisatawan," katanya.
Baca juga: Astindo NTB gandeng mitra Malaysia jual tiket MotoGP Mandalika
Melihat semakin besarnya skala penyelenggaraan dan dampak yang dihasilkan, aspek keamanan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan event.
Dalam kesempatan itu, Polda NTB memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2025 sebagai dasar penyempurnaan strategi pengamanan tahun 2026, meliputi penguatan koordinasi lintas instansi, optimalisasi pengamanan kawasan, pengelolaan arus pengunjung, rekayasa lalu lintas, hingga peningkatan kesiapsiagaan operasional.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026