Elephants

Italia Bersiap Larang Burka dan Cadar di Sekolah

September 21, 2026

Liputan6.com, Roma - Perdana Menteri (PM) Italia Giorgia Meloni pada Minggu (20/9/2026) mengatakan, pemerintahnya akan segera membahas kebijakan untuk membatasi jumlah siswa asing di setiap kelas serta melarang penggunaan burka dan cadar di sekolah.

Meloni mengatakan kepada organisasi sayap pemuda partai konservatif nasionalis Brothers of Italy yang dipimpinnya bahwa kebijakan tersebut juga akan mewajibkan orang tua siswa asing yang mengalami kesulitan serius berintegrasi di sekolah untuk belajar bahasa Italia.

"Bagi kami, siapa pun yang datang ke Italia dan ingin membangun masa depannya di sini harus mempelajari bahasa kami, memahami budaya kami, dan menghormati aturan kami," kata PM Meloni di hadapan peserta festival nasional Gioventu Nazionale di Roma seperti dilaporkan Associated Press.

Pernyataannya disambut tepuk tangan meriah.

"Itulah satu-satunya cara yang sungguh-sungguh untuk menerima mereka," tambahnya.

Jika Italia memberlakukan batas maksimal hukum bagi murid asing di setiap kelas, negara ini akan menjadi negara Eropa pertama yang menerapkan aturan semacam itu.

Sementara Meloni secara khusus menyebut larangan terhadap burka dan niqab, ia tidak menyinggung hijab.

Setelah mendapat persetujuan pemerintah, kebijakan tersebut masih harus disetujui parlemen dalam waktu 60 hari agar dapat disahkan menjadi undang-undang.

Meloni, yang memiliki akar politik di sayap kanan jauh, selama ini konsisten mengambil sikap keras terhadap migrasi. Namun, selama menjabat sebagai perdana menteri, posisinya di panggung politik Eropa berubah. Dari sebelumnya dikenal sebagai tokoh nasionalis di luar arus utama, ia kini semakin diterima sebagai bagian dari arus utama politik Uni Eropa.

Meloni sendiri tengah berupaya meningkatkan popularitasnya menjelang pemilihan umum tahun depan. Untuk itu, pemerintahannya memperkenalkan serangkaian kebijakan, termasuk pembebasan pajak kendaraan bagi skuter serta mobil berukuran kecil dan menengah.

Pemerintahan konservatif di bawah PM Meloni berhasil memecahkan rekor sebagai kabinet pemerintahan yang paling lama bertahan berturut-turut (tanpa bubar/runtuh di tengah jalan) di Italia sejak Perang Dunia II berakhir.