Elephants

Iran Disebut Bakal Terima Kiriman 400 Peluncur Rudal dari China

July 31, 2026

Jakarta, CNN Indonesia --

Iran disebut akan menerima pengiriman ratusan sistem peluncur rudal portabel buatan China, di tengah perang dengan Amerika Serikat.

Menurut laporan Reuters, seorang sumber menyebut Iran bakal menerima pengiriman ratusan persenjataan itu dalam beberapa pekan mendatang. 

Pengiriman ini bagian dari kesepakatan China-Iran yang mencakup 300 hingga 400 sistem pertahanan udara portabel (Man-Portable Air Defense Systems/MANPADS) termasuk rudal QW-12 dan FN-16.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

QW-12 dan FN-16 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara berpemandu inframerah yang ditembakkan dari bahu dan dirancang untuk menyerang pesawat terbang rendah, helikopter, hingga drone. Sistem tersebut bisa memberi lapisan perlindungan jarak pendek yang efektif terhadap drone dan target terbang rendah.

Para ahli militer mengatakan sistem pertahanan udara portabel semacam itu penting karena bisa disebar dengan cepat, dioperasikan tim kecil, dan sering dipindahkan.

Sumber lain mengatakan kontrak itu bernilai hingga US$60 juta hingga US$70 juta atau sekitar RpRp1.084 triliun sampai Rp1.264 triliun.

Sejumlah sumber turut menyebut kesepakatan itu ditandatangani perusahaan di Hong Kong, Zhongqing Baoshang International Investment, yang bertindak sebagai perantara pihak Iran dan pemasok China.

Sumber-sumber tersebut lalu mengatakan meski perjanjian sudah ditandatangani, jadwal pengiriman, kuantitas, dan detail pelaksanaan lain masih bisa berubah.

Sementara itu, dua sumber intelijen Barat dan salah satu pejabat Iran mengungkapkan Teheran sudah menjajaki penggunaan jalur darat untuk memindahkan pasokan militer China dan komponen multifungsi secara diam-diam sehingga mengurangi risiko gangguan.

Pilihan Redaksi

China bantah

Menanggapi pengiriman tersebut, Kementerian Luar Negeri China menyebut laporan itu tak berdasar.

"Laporan-laporan terkait sama sekali tidak berdasar," demikian pernyataan Kemlu China.

"China secara konsisten berperan dalam mempromosikan perdamaian dan mengakhiri konflik," imbuh mereka.

Juru bicara Kementerian Pertahanan China juga irit bicara soal kesepakatan tersebut. Dia hanya mengatakan "tak mengetahui situasi terkait" saat di tanya mengenai pengiriman dan laporan itu.

Pengiriman ratusan MANPADS akan secara signifikan memperluas inventaris senjata pertahanan udara jarak pendek Iran dan menggarisbawahi hubungan militer Beijing-Teheran yang kian erat.

Kesepakatan tersebut juga jadi salah satu upaya terbesar Iran memperkuat pertahanan udara jarak pendek usai perang dengan Amerika Serikat-Israel.

Perang AS-Iran kembali pecah meski mereka sepakat gencatan senjata dan sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang berisi penghentian pertempuran.

(isa/dna)