Elephants

Iran dan Oman capai kesepakatan soal peta rute pelayaran di Selat Hormuz - ANTARA News Megapolitan

August 16, 2026

Istanbul (ANTARA) - Iran dan Oman mencapai kesepakatan mengenai peta rute pelayaran di Selat Hormuz setelah menjalani perundingan teknis selama beberapa pekan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, Sabtu (15/8).

Baghaei mengatakan kepada Defa Press bahwa Iran dan Oman, sebagai dua negara pesisir yang berbatasan dengan jalur strategis tersebut, telah melakukan perundingan intensif selama tiga bulan.

Perundingan itu dimulai setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 18 Juni yang mengatur pembentukan jalur pelayaran aman di Selat Hormuz.

Menurut dia, kesepakatan tersebut merupakan hasil koordinasi yang dipimpin Kementerian Luar Negeri Iran dengan melibatkan otoritas pertahanan, keamanan, dan lingkungan.

Baghaei mengatakan Iran dan Oman masih membahas sejumlah persoalan yang belum diselesaikan, termasuk pernyataan bersama yang akan dikeluarkan Teheran dan Muscat.

"Pertukaran antara kedua negara akan terus berlanjut hingga proses tersebut selesai," ujarnya.

Baghaei menegaskan bahwa pengaturan antara Iran dan Oman merupakan kesepakatan independen kedua negara pesisir yang bertujuan menjamin keselamatan pelayaran di selat tersebut dengan tetap menghormati kedaulatan kedua negara.

Iran juga menuntut kompensasi atas pelanggaran komitmen yang dilakukan AS selama dua bulan terakhir.

Perundingan tersebut merupakan bagian dari negosiasi teknis yang diluncurkan berdasarkan MoU Iran-AS. Kesepakatan itu menugaskan Teheran dan Muscat menyusun kerangka baru untuk mengatur pelayaran di Selat Hormuz.

Meski Iran dan Oman terus membahas rute pelayaran, Teheran berulang kali menyatakan bahwa keputusan untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut tetap bergantung pada pemenuhan kewajiban Amerika Serikat berdasarkan nota kesepahaman tersebut.

Sumber: Anadolu

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.