Daftar Isi
Jakarta -
Harta kekayaan pejabat Gayo Lues Nevirizal jadi sorotan usai anaknya kedapatan pamer gaya hidup mewah. Tapi kalau bicara isi garasi, Nevirizal hanya melapor punya dua kendaraan ini.
Asisten I Setdakab Gayo Lues, Aceh, Nevirizal mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya. Nevirizal diketahui telah menyerahkan surat pengunduran diri itu ke Wakil Bupati Maliki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui surat ini saya menyampaikan pengunduran diri dari jabatan yang saya emban terhitung sejak tanggal 23 Juli 2026," kata Nevi dikutip detikSumut.
Menurutnya, keputusan itu diambil dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab akibat munculnya perhatian publik pasca unggahan flexing anaknya. Perilaku anaknya disebut menimbulkan polemik dan mempengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi tempatnya berdinas.
Sebelum mengundurkan diri, anak Nevirizal viral di media sosial memamerkan gaya hidup mewah. Mulai dari pamer liburan ke luar negeri hingga membeli 15 jeriken BBM yang berjejer ditempatkan di samping Pajero Sport. Ironinya, momen tersebut diunggah pada saat Gayo Lues dalam tahap pemulihan pasca-bencana.
"Papaku beli minyak 15 jeriken. Ntah mobil mana lagi yang mau dipenuhkannya," tulis sang kala itu.
Saat dikonfirmasi terkait BBM, Nevirizal mengaku minyak tersebut dibeli pada Desember lalu untuk penanganan bencana karena saat itu BBM langka.
"Minyak itu 15 jeriken di drop di rumah saya untuk penanganan bencana bulan 12 kemarin," ujar Nevirizal.
Isi Garasi Nevirizal
Menilik sisi lain, meski pamer gaya hidup mewah hingga beli mobil baru, tapi garasi Nevirizal boleh dibilang jauh dari kata mewah. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir disetor Nevirizal pada 9 Juli 2025 untuk periodik 2024, dia hanya melapor punya dua kendaraan berusia tua.
Nevirizal belum melapor LHKPN yang baru untuk periodik 2025.
Berikut rincian kepemilikan kendaraannya:
1. Sepeda motor Honda tahun 2009, hasil sendiri senilai Rp 5 juta
2. Mobil Suzuki APV tahun 2008, hasil sendiri senilai Rp 80 juta
Kedua aset alat transportasi dan mesin itu nilainya Rp 85 juta, sekaligus menjadi aset paling kecil yang dimiliki Nevirizal. Secara keseluruhan, dia melapor punya harta sebesar Rp 1.468.226.875. Aset paling besar berupa tanah dan bangunan senilai Rp 1.113.504.000, kas dan setara kas Rp 160.952.875, dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 108,77 juta.
(dry/din)