Dian Eko Prasetio
| 14 Juli 2026, 17:56 WIB

Kapten Tim Nasional Inggris, Harry Kane, dalam salah satu laga Piala Dunia 2026.
AKURAT.CO, Kapten Tim Nasional Inggris, Harry Kane, bergerak cepat meredam gejolak di internal timnya menjelang laga hidup mati babak semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Striker Bayern Munchen tersebut menegaskan bahwa skuad The Three Lions tetap solid dan bersatu padu di bawah komando Thomas Tuchel demi menghadapi tantangan berat melawan Argentina nanti.
Langkah taktis Harry Kane ini dilakukan menyusul merebaknya spekulasi keretakan hubungan di ruang ganti.
Isu tersebut mencuat setelah Jude Bellingham menunjukkan reaksi dingin terkait kritik terbuka yang dilontarkan Thomas Tuchel pascakemenangan atas Norwegia di babak perempat final.
Bagi Harry Kane, rumor perpecahan ini sengaja diembuskan pihak luar untuk menggoyang konsentrasi tim menjelang bentrokan krusial di Stadion Atlanta, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
"Sangat mudah bagi pihak luar untuk mencoba menciptakan perpecahan ini. Namun, yang terjadi di dalam tim justru sebaliknya. Kelompok ini bisa berada di semifinal karena kebersamaan kami yang sangat utuh," tegas Kane seperti dikutip dari BBC.
https://www.akurat.co/bola/873458/inggris-vs-argentina-aparat-keamanan-kerahkan-personel-tambahan-untuk-amankan-laga-semifinal-klasik
Lebih lanjut, top skor sepanjang masa Timnas Inggris tersebut pasang badan membela gaya kepemimpinan sang manajer, Thomas Tuchel, yang dikenal kerap berbicara blak-blakan di depan media.
Menurut Kane, kejujuran ekstrem pelatih asal Jerman itu justru menjadi fondasi kekuatan skuad Inggris saat ini.
"Dia (Tuchel) selalu menunjukkan perasaannya dengan jujur, dan para pemain sangat menghargai hal tersebut. Ketika dia berbicara, semuanya keluar secara natural dan tidak pernah direncanakan sebelumnya," bela Kane.
Di luar urusan panasnya ruang ganti, fokus utama armada Tiga Singa kini sepenuhnya beralih ke taktik meredam agresivitas Argentina, terutama sang megabintang Lionel Messi.
Tugas berat dipastikan akan diemban oleh bek kiri muda yang tengah naik daun, Nico O'Reilly. Bukannya gentar, wonderkid Manchester City ini justru mengaku sangat antusias mendapatkan kesempatan langka untuk berduel langsung dengan sang pemilik delapan Ballon d'Or tersebut.
"Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup bagi saya. Secara pribadi, saya menganggap dia (Messi) sebagai pemain terbaik yang pernah menginjakkan kaki di lapangan sepakbola," kata O'Reilly.