Jakarta (ANTARA) - Petinju putri Indonesia Huswatun Hasanah terhenti pada babak 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026 kelas 65kg putri tinju setelah dtaklukkan atlet Iran Sarina Naghsh di Gymnasium Nishio, Aichi, Jepang, Kamis.
Huswatun harus mengakui keunggulan Naghsh dalam pertarungan selama tiga ronde. Naghsh dinyatakan menang angka tipis 3-2 dari lima hakim.
Persaingan kedua petinju berlangsung ketat hingga ronde terakhir. Huswatun berusaha mempertahankan tekanan dan mencari celah untuk mengumpulkan angka, tetapi Naghsh mampu mempertahankan keunggulan hingga lonceng terakhir.
Saat pertandingan berakhir, dua hakim memberikan kemenangan kepada Huswatun masing-masing dengan skor 30-27 dan 29-28. Namun, tiga hakim lain menilai Naghsh lebih unggul dengan skor 30-27, 29-28, dan 29-28.
Tidak ada peringatan dan knockdown yang tercatat dalam pertarungan ini.
Baca juga: Herlin sumbang perunggu dari kano sprint
Huswatun pun gagal melaju ke babak perempat final dan harus mengakhiri perjuangannya dalam ajang multi cabang olahraga terbesar Asia ini.
Tapi peluang Indonesia meraih medali tinju masih terbuka melalui Maikhel Robberd Muskita yang melaju ke perempat final kelas 80kg putra.
Muskita tampil dominan sejak ronde pertama untuk menang mutlak 5-0 atas petinju tuan rumah Kai Toriyabe. Kemenangan tersebut memastikan petinju berusia 25 tahun itu melanjutkan perjuangannya dalam perebutan medali.
Pada babak perempat final, Muskita akan menghadapi tantangan lebih besar dari petinju Korea Selatan Minseong Kim. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Muskita untuk mengamankan tiket semifinal dan sekaligus membuka peluang Indonesia meraih medali dari tinju.
Baca juga: Indonesia gagal tembus perempat final basket 3x3 putra
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.