Jorong Kubu dan Jorong Nagari direndam banjir dan ini berdasarkan laporan yang kita terima dari pemerintah nagari
Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat dua jorong di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, direndam banjir akibat meluapkan air sungai di daerah itu pada Senin siang.
"Jorong Kubu dan Jorong Nagari direndam banjir dan ini berdasarkan laporan yang kita terima dari pemerintah nagari," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Senin.
Ia mengatakan di Jorong Kubu air mengenangi jalan sekitar 30 centimeter akibat meluapkan air Sungai Batang Kumayo. Sedangkan di Jorong Nagari, debat air di Sungai Batang Rangeh naik dan kondisi masih aman.
Baca juga: Hujan deras hingga Sabtu malam, 450 warga Agam mengungsi akibat banjir
Saat ini ia belum menerima informasi jumlah rumah terdampak banjir, termasuk warga yang mengungsi.
"Pemerintah Nagari Sungai Batang sudah mengimbau kepada warganya untuk selalu waspada terhadap bencana dan segera mengungsi ke lokasi lebih aman," katanya.
Ia menambahkan telah menyiagakan satgas untuk turun ke lokasi di dua jorong tersebut.
"Kita menyiapkan personel untuk ke lokasi dalam membantu warga dampak dari banjir tersebut," katanya.
Baca juga: BPBD: 100 KK pengungsi banjir di Agam sudah kembali ke rumah Kamis
Ia mengakui lokasi tersebut merupakan banjir susulan akibat Sungai Batang Kumayo dan Sungai Batang Rangeh tertimbun material banjir bandang terjadi pada akhir November 2026.
Apabila curah hujan cukup tinggi, tambahnya, banjir bakal melanda daerah tersebut setelah sungai terjadi pendangkalan
Namun Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang sedang bekerja untuk melakukan normalisasi Sungai Batang Kumayo.
"Alat berat milik BWS telah membersihkan material menimbun badan sungai," kata Rahmat Lasmono.
Baca juga: Banjir Agam, 2 jembatan darurat yang baru dibangun hanyut dibawa arus
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.