Elephants

Honda Super One Jadi Ujian Honda di Era Mobil Listrik Indonesia

August 15, 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Jakarta, VIVA – Honda Super One tidak sekadar menjadi model baru dalam jajaran mobil listrik Honda di Indonesia. Kehadiran mobil listrik mungil ini juga menjadi momentum bagi PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk melihat respons konsumen terhadap pendekatan baru Honda di era elektrifikasi.

Baca Juga

Super One resmi dibuka pemesanannya di Indonesia dengan harga Rp438 juta on the road (OTR) Jakarta. Namun, sebelum harga diumumkan, Honda mengaku sudah mendapatkan respons positif dari calon konsumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, jumlah konsumen yang telah melakukan pemesanan disebut sudah melampaui alokasi yang diterima Honda untuk Indonesia. Tahun ini, HPM mendapatkan alokasi 100 unit Super One untuk pasar Tanah Air.

Baca Juga

Menariknya, antusiasme tersebut muncul ketika harga mobil belum diketahui konsumen.

Yusak Billy, Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan Honda memang sengaja tidak langsung mengumumkan harga Super One ketika pertama kali diperkenalkan pada 29 Juli 2026.

Baca Juga

Menurutnya, Honda ingin memberikan kesempatan kepada konsumen untuk mengenal lebih jauh karakter dan filosofi Super One sebelum mengetahui banderolnya.

“Kami ingin mereka semua tahu, mengenal, paham, apa itu karakter Honda, filosofi Honda, kenapa kami menunjukkan Super One di Indonesia,” ujar Yusak Billy.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena Super One tidak diposisikan hanya sebagai kendaraan listrik yang menawarkan efisiensi. Honda justru ingin membawa karakter berkendara yang selama ini menjadi bagian dari DNA mereka ke kendaraan listrik.

Super One dibekali lima mode berkendara, mulai dari Eco hingga Sport dan Boost. Pada mode tertentu, pengemudi juga bisa merasakan sensasi akselerasi dan deselerasi melalui fitur gear shift yang disiapkan Honda.

Selain pengalaman berkendara, Honda memberikan sejumlah elemen yang membuat Super One berbeda. Saat Boost Mode diaktifkan, atmosfer interior ikut berubah melalui pencahayaan ambient berwarna ungu. Sistem suara dan efek visual ketika mobil dinyalakan juga dibuat untuk memberikan pengalaman yang lebih emosional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yusak menyebut pendekatan tersebut merupakan bagian dari filosofi Super One yang mengedepankan unsur joyful dan exhilarating.

Namun, hal yang lebih penting bagi Honda adalah respons konsumen terhadap mobil tersebut. HPM menyatakan akan terus mempelajari masukan pasar Indonesia sebagai bagian dari pengembangan lini kendaraan listrik mereka ke depan.

Halaman Selanjutnya

“Ini sebagai bagian dari pengembangan lini Honda Electric di Indonesia. Sejalan dengan semangat Honda juga untuk menghadirkan produk yang dekat dengan kebutuhan konsumennya,” kata Yusak.