Bagikan:
JAKARTA – Hasil undian nomor basket 3X3 untuk ajang Asian Games 2026 secara resmi sudah diumumkan. Skuad putri dan putra Indonesia mendapat lawan yang di atas kertas terhitung cukup berat.
Pesta olahraga multicabang empat tahunan negara-negara Asia itu akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai dengan 4 Oktober 2026. Dari cabang olahraga basket, nomor 3X3 ikut dilombakan.
Dari hasil undian yang dirilis oleh pihak panitia, Tim Nasional (Timnas) Basket 3X3 Putra Indonesia menempati Pool C bersama Qatar, Bahrain, dan China Taipei, yang merupakan juara bertahan.
Secara keseluruhan, ada 16 tim putra yang bersaing di Asian Games 2026 dan dibagi ke dalam empat grup. Pool A dihuni Mongolia, Filipina, Kazakstan, dan Sri Lanka. Lalu, Pool B ada China, Iran, Malaysia, dan Hong Kong. Terakhir, Pool D dihuni Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand.
BACA JUGA:
Pelatih Kepala Timnas Basket 3X3 Putra Indonesia, Nico Donnda Fitzgerald, mengatakan bahwa tidak ada grup yang mudah di Asian Games 2026. Ia menilai semua pertandingan memiliki tantangan dan strategi unik dalam konsep 3X3.
"Saya pribadi sedikit lebih familier dengan China Taipei. Negara ini paling aktif di ajang 3X3 dibandingkan dengan Qatar dan Bahrain. Mereka memiliki pemain dengan rata-rata tinggi yang cukup baik dan kemampuan menembak yang merata," ujarnya.
Dari sektor putri, hasil undian menempatkan Indonesia di Pool D bersama Thailand, Korea Selatan, dan Singapura. Sama seperti kategori putra, total ada 16 tim yang bersaing di kategori putri dan dibagi ke dalam empat grup yang masing-masing berisi empat tim.
Pool A dihuni China, Kazakstan, Qatar, dan Sri Lanka. Lalu, Pool B ada Jepang, Chinese Taipei, Iran, dan Uzbekistan. Terakhir, Pool C diisi oleh Mongolia, Filipina, Malaysia, dan Macau.
Pertandingan bola basket 3X3 Asian Games 2026 akan berlangsung pada 21 September sampai 25 September 2026. Semua pertandingan dikonsentrasikan di Kinjo Futo Station Square.
Persaingan bola basket 3X3 di Asian Games ke-20 ini diprediksi akan diwarnai kejutan karena regulasi hanya pemain berusia di bawah 23 tahun yang boleh bermain.
Indonesia menyiasati regulasi ini dengan mematangkan pemain U-23. Mereka dalam satu tim dikirim ke berbagai kejuaraan Challenger dan Women's Series, untuk menghadapi pemain-pemain senior dan tim terbaik di dunia.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+