Elephants

Haier Garap Sports Marketing, Bidik Konsumen Generasi Berikutnya

August 15, 2026

Strategi tersebut tidak berhenti pada kompetisi di tingkat nasional. Tim Theos Surabaya sebagai juara turnamen akan membawa nama Indonesia dalam kompetisi regional di Thailand pada September 2026.

Marketing Manager PT Haier Sales Indonesia, Yazid, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari arahan regional marketing Haier yang diterapkan di sejumlah negara.

Baca Juga: Haier Cup 2026 Jakarta Diikuti 32 Klub U-16, Juara Melaju ke Thailand

“Ini juga merupakan direction dari regional marketing kami. Dari Haier, kita ada direction untuk mengadakan sports marketing,” kata Yazid kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Menurut dia, kompetisi tingkat Asia Tenggara itu akan mempertemukan Indonesia dengan sejumlah negara di kawasan. Selain Thailand sebagai tuan rumah, peserta lainnya berasal dari Malaysia dan Vietnam.

“Jadi nanti akan dicari siapa pemenang dari regional Southeast Asia,” ujarnya.

Haier juga membuka peluang membawa tim terbaik dari kawasan Asia Tenggara ke kompetisi yang lebih luas di tingkat global. Namun, rencana tersebut masih dalam pembahasan internal perusahaan.

“Kita masih berdiskusi, kemungkinan nanti akan dibawa ke tingkat global juga di akhir tahun. Mudah-mudahan Indonesia bisa menang mewakili Haier Southeast Asia,” kata Yazid.

Bagi Haier, turnamen sepak bola U-16 tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga. Perusahaan melihat kompetisi itu sebagai salah satu saluran untuk memperkenalkan merek kepada calon konsumen generasi berikutnya.

Yazid mengatakan pemilihan kelompok usia 16 tahun juga berkaitan dengan karakter audiens yang berada di sekitar para peserta, terutama keluarga dan orang tua.

“Kami melihat sports marketing ini bisa jadi wadah untuk mengenalkan brand karena di sini para pemain walaupun kelompok umur 16 tahun, mereka adalah next generation dari pengguna produk elektronik,” ujarnya.

Menurut dia, jangkauan pemasaran tidak hanya berasal dari para pemain. Orang tua dan anggota keluarga yang hadir untuk mendukung peserta juga menjadi bagian dari audiens yang terpapar kegiatan tersebut.

“Dalam kelompok umur ini pun ada keluarga di belakang itu, ada orang tua, bapak, ibu, dan keluarga lainnya yang mendukung. Jadi menurut kami impact-nya juga cukup baik dan signifikan untuk dapat mengenalkan brand Haier di Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Bawa Dapur Makin Mewah, Haier Luncurkan Kulkas Pintar Horizon Series Berkapasitas Jumbo

Dengan pendekatan tersebut, Haier mencoba membangun keterpaparan merek melalui aktivitas yang dekat dengan komunitas dan keluarga, bukan hanya melalui promosi produk secara langsung.

Haier juga menyiapkan mekanisme untuk mengukur dampak strategi sports marketing tersebut. Perusahaan berencana melakukan evaluasi brand awareness secara nasional pada akhir 2026.

Yazid mengatakan pengukuran akan dilakukan melalui survei yang melibatkan pihak ketiga atas arahan kantor pusat Haier.

“Di akhir tahun kami akan melakukan brand awareness review. Kita mengadakan survei di seluruh Indonesia, dan itu pun akan di-conduct dari pihak HQ, bukan dari pihak kami,” ujarnya.

Dia menegaskan proses pengukuran tersebut tidak dilakukan sepenuhnya oleh internal Haier Indonesia.

“Ada riset dari pihak HQ. Ada pihak ketiga juga,” kata Yazid.

Hasil survei tersebut nantinya menjadi salah satu bahan evaluasi perusahaan untuk melihat efektivitas kegiatan sekaligus menentukan pengembangan strategi sports marketing di Indonesia.

Yazid mengatakan Haier akan melakukan evaluasi terlebih dahulu sebelum menetapkan rencana kegiatan pada 2027.

“Kita nanti akan coba diskusikan sama manajemen. Mungkin setelah review akhir tahun, kita baru bisa submit atau kita bisa share plan kita di tahun depan,” ujarnya.

Perusahaan juga berharap lebih banyak mitra di daerah dapat terlibat dalam program tersebut.

“Kita juga berharap ini tidak hanya di Jakarta, tapi partner-partner kita di kota lain pun bisa join atau turut serta dalam kegiatan ini,” kata Yazid.

Strategi penguatan merek melalui sports marketing berjalan beriringan dengan bisnis utama Haier di pasar elektronik rumah tangga Indonesia.

Perwakilan Atria menyebut mesin cuci menjadi salah satu produk Haier dengan penjualan yang cukup baik di gerainya. Selain mesin cuci, produk Haier yang banyak diminati antara lain kulkas dan televisi.

“Untuk produk-produk yang ada di Haier di kami yang penjualannya cukup baik kayak mesin cuci, itu merupakan penjualan yang terbaik yang ada di kami,” kata perwakilan Atria.

Ketika ditanya mengenai kondisi pasar secara nasional, Yazid menyebut tiga kategori tersebut sebagai pasar utama Haier di Indonesia.

“Apa yang disampaikan itu menggambarkan secara nasional juga sebenarnya di Indonesia. Market yang besar ada TV, ada kulkas, kemudian ada mesin cuci,” ujarnya.

Dengan demikian, sports marketing menjadi salah satu bagian dari strategi Haier untuk memperluas pengenalan merek di tengah persaingan pasar elektronik rumah tangga.