Gunungkidul fokuskan tujuh program strategis untuk pembangunan 2028
Rabu, 7 Oktober 2026 16:05 WIB
Jajaran Pemkab Gunungkidul menghadiri acara Paparan Makro Arah Kebijakan Pembangunan 2028 di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (6/10/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan memfokuskan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2028 pada tujuh program prioritas strategis (quick wins) daerah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Gunungkidul, Rabu, mengatakan penyusunan RKPD Tahun 2028 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta menindaklanjuti arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Supaya seluruh tata kelola perencanaan daerah berjalan akuntabel dan tegak lurus dengan RPJMD," katanya.
Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak terjebak dalam formalitas atau mengulang kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2028.
"Jangan hanya bertanya apa kegiatannya, tetapi tanyakan masalah apa yang ingin diselesaikan dan perubahan apa yang nantinya dirasakan oleh masyarakat," ujar dia.
Ia menyampaikan pesan agar seluruh program yang dirancang dapat dilaksanakan dengan menaati prosedur dan mengedepankan transparansi, berdampak nyata, serta memberdayakan ekonomi lokal.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta menjelaskan tujuh program prioritas strategis (quick wins) daerah, yakni Bocah Pinter, Warga Sehat, Tani Makmur & UMKM Berdaya, Gunungkidul Berdikari, Pamong Layani Ngayomi, Wargo Gayeng Guyub, dan Alam Lestari.
“Tema pembangunan tahun 2028 difokuskan pada peningkatan pondasi pembangunan melalui peningkatan derajat pendidikan, kesehatan, dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah yang lestari menuju kesejahteraan masyarakat," katanya.
Program Bocah Pinter, lanjutnya, bertujuan meningkatkan derajat dan pemerataan kualitas pendidikan, bantuan beasiswa, serta revitalisasi sarana dan prasarana sekolah.
Kemudian, Program Warga Sehat diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
"Tani Makmur & UMKM Berdaya untuk memperkuat sektor pertanian serta mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah," ujar dia.
Selanjutnya, Pemkab Gunungkidul juga mewujudkan kemandirian ekonomi daerah melalui program Gunungkidul Berdikari, serta mengubah paradigma birokrasi dari dilayani menjadi melayani melalui berbagai inovasi pelayanan publik yang langsung menyentuh warga melalui program Pamong Nglayani Ngayomi.
"Ada juga program Warga Gayeng-Guyub untuk memperkuat kebersamaan, kerukunan sosial, dan kebudayaan masyarakat, serta program Alam Lestari untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan ekosistem lokal," katanya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026