Elephants

Gubernur Papua Pegunungan serukan setop kekerasan terhadap warga sipil

September 22, 2026

Wamena (ANTARA) - Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyerukan penghentian kekerasan terhadap warga sipil menyusul rentetan gangguan keamanan yang menimbulkan korban jiwa di wilayah tersebut.

John Tabo dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa, mengatakan masyarakat di delapan kabupaten perlu bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar aktivitas masyarakat serta pembangunan dapat berjalan dengan baik.

"Kami minta kepada masyarakat di delapan kabupaten untuk menjaga situasi kamtibmas di daerah masing-masing sehingga segala aktivitas apa pun dapat berjalan dengan baik dan lancar," katanya.

Seruan tersebut disampaikan setelah sejumlah peristiwa kekerasan terjadi di Papua Pegunungan dalam beberapa waktu terakhir.

Pada 9 September 2026, tiga warga sipil yang merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya meninggal dunia dalam penembakan di Distrik Muliama. Aparat keamanan menduga penembakan tersebut dilakukan kelompok bersenjata.

Beberapa hari kemudian, seorang sopir angkutan bernama Aris Sanda juga ditemukan meninggal dunia setelah diserang di jalur utama Habema, Kabupaten Jayawijaya. Aparat keamanan masih menyelidiki pelaku serangan tersebut.

John menyayangkan rentetan kekerasan tersebut karena masyarakat sipil yang tidak terlibat menjadi korban.

"Kami sedih sekali atas peristiwa tersebut. Biarlah apa yang telah dilakukan itu dapat dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa sesuai perbuatan yang dilakukan," ujarnya.

John juga menyampaikan penilaiannya bahwa terdapat pihak-pihak yang tidak menginginkan percepatan pembangunan dan terciptanya kedamaian di Papua Pegunungan.

Namun, dalam keterangan tersebut John tidak menyebut secara spesifik pihak yang dimaksud maupun bukti yang mendasari dugaan tersebut.

Ia meminta kelompok-kelompok yang berada di wilayah pegunungan dan hutan menghentikan kekerasan terhadap masyarakat sipil.

"Kekerasan yang terjadi beberapa waktu terakhir ini supaya dihentikan sudah, sampai di situ. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian sehingga mendorong kesejahteraan yang kita harapkan kepada seluruh masyarakat di delapan kabupaten Papua Pegunungan," katanya.

Sebelumnya, John juga mengajak aparatur sipil negara dan masyarakat berperan sebagai agen perdamaian serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi guna menjaga stabilitas Papua Pegunungan.

Baca juga: PGI kecam kekerasan terhadap warga sipil di Tanah Papua

Baca juga: Komnas HAM minta KSP dorong kebijakan kurangi kekerasan di Papua

Baca juga: Stafsus Menhan serukan penghentian kekerasan terhadap warga Papua

Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.