Elephants

Gubernur NTT berharap kehadiran Prabowo percepat pemulihan gempa Flores

August 26, 2026

Gubernur NTT berharap kehadiran Prabowo percepat pemulihan gempa Flores

Kamis, 27 Agustus 2026 04:41 WIB

Image Print

Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsian di Lapangan Berdikari, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 26 Agustus 2026. ANTARA/HO-BPMI Setpres-Rusman/pri.

Kupang, NTT (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena berharap kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nagekeo dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat dan mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

“Kehadiran Bapak Presiden memberikan semangat yang luar biasa bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Kami berharap dukungan ini terus diperkuat agar penanganan dan pemulihan pascabencana di seluruh wilayah terdampak di Pulau Flores dapat berjalan lebih cepat,” kata Gubernur Melki dalam keterangannya diterima di Kupang, Rabu.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah hadir langsung di Kabupaten Nagekeo dan menyapa masyarakat terdampak gempa.

Menurut dia, kehadiran Presiden memberikan semangat dan penguatan bagi masyarakat sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan penanganan bencana di Flores berjalan secara maksimal.

Gubernur juga berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat, terutama untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana di seluruh kabupaten terdampak di Pulau Flores.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar untuk mendukung penanganan bencana gempa Flores.

Bantuan tersebut terdiri atas Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak di Pulau Flores.

Delapan kabupaten tersebut yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Nagekeo, usai menggelar rapat koordinasi bersama para menteri, jajaran TNI dan Polri, Gubernur NTT, serta Bupati Nagekeo di Posko Penanganan Bencana, Presiden Prabowo didampingi Gubernur NTT mengunjungi para pengungsi di Lapangan Berdikari, Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Presiden juga meninjau dapur umum dan menyapa para petugas yang sedang menyiapkan makanan untuk warga terdampak. Kepala Negara turut melihat menu makanan yang disiapkan di dapur lapangan Polri.

Setelah meninjau dapur umum dan dapur lapangan Polri, Presiden melanjutkan peninjauan ke tenda pengungsian. Kehadiran Presiden disambut penuh haru, bahkan sejumlah warga tampak menangis dan memeluk Presiden sebagai ungkapan rasa haru.

“Saya datang untuk melihat langkah-langkah yang sudah diambil dan saya menyampaikan kepada seluruh rakyat Flores, daerah-daerah yang kena bencana, ucapan bela sungkawa saya, mereka yang kehilangan keluarganya,” kata Presiden.

Presiden menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus memantau dan mengambil langkah dalam penanganan bencana di NTT.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan waspada menghadapi kondisi pascabencana.

“Ini masalah alam, kita waspadai, kita belajar dan kita ambil langkah-langkah persiapan. Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal mungkin 3 minggu lagi ya, baru relatif aman semuanya, kita mulai nanti bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya,” ujarnya.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut antusias oleh ribuan warga yang memadati Lapangan Berdikari dan sejumlah ruas jalan yang dilalui rombongan Presiden.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menyapa masyarakat serta melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak gempa bumi Flores.

Kehadiran Presiden di tengah masyarakat menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah pusat terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Salah seorang warga terdampak asal Kecamatan Aesesa, Wendi Firman, mengaku bangga dan terharu karena Presiden Prabowo hadir langsung di Nagekeo untuk melihat kondisi masyarakat terdampak gempa.

“Yang pastinya kami sangat senang sekali karena hari ini, orang nomor satu di Indonesia, Bapak Presiden Prabowo bisa datang lihat langsung kami di sini. Ini suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami orang Nagekeo,” ujarnya.

Lebih lanjut, BNPB mencatat hingga Selasa (25/8) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8), pukul 05.58 WITA, bertambah menjadi 103 jiwa. Sementara korban luka-luka, BNPB mencatat terdapat sebanyak 1.666 orang.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur NTT harap kehadiran Prabowo percepat pemulihan gempa Flores

Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.