Elephants

Gubernur-Kalbar ajak gotong royong hadapi tantangan pembangunan - ANTARA News Kalimantan Barat

July 28, 2026

Pontianak (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan gotong royong sebagai strategi menghadapi tantangan pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).    

"Dengan kolaborasi dan kebersamaan yang kuat, saya yakin pembangunan akan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan," kata Norsan saat mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Taman Dirgantara Angkasa Pura, Kabupaten Kubu Raya, Selasa.  

Norsan mengatakan gotong royong merupakan modal sosial yang harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.  

Menurut dia, semangat kolaborasi perlu diwujudkan melalui partisipasi aktif pemerintah daerah hingga tingkat desa dan kelurahan dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pada pencanangan BBGRM tersebut, pemerintah menggelar operasi pasar murah yang menyediakan 1.000 paket sembako seharga Rp90 ribu per paket dan 2.000 paket telur seharga Rp15 ribu per paket. Kegiatan itu juga diisi dengan penyaluran bantuan peralatan gotong royong, bibit tanaman, pelayanan keluarga berencana gratis, serta pameran UMKM.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan semangat gotong royong telah diwujudkan melalui berbagai kolaborasi lintas sektor di daerahnya, salah satunya penataan Taman Dirgantara Angkasa Pura bersama Lanud Supadio yang kini berkembang menjadi ruang publik sekaligus pusat aktivitas ekonomi bagi sekitar 100 pelaku UMKM.  

Ia menambahkan, kolaborasi juga menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla di Kabupaten Kubu Raya melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan relawan.

"Tanpa dukungan TNI, Polri, dunia usaha, relawan, dan seluruh pihak, tentu akan sangat berat bagi kami menghadapi situasi di lapangan," katanya.

Sujiwo berharap semangat gotong royong tidak berhenti pada kegiatan tahunan, tetapi menjadi budaya kerja yang mampu menghasilkan solusi nyata bagi berbagai persoalan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.