Elephants

Gubernur Jateng serukan kebersamaan bangun daerah

August 23, 2026

Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menyerukan pentingnya mempererat tali kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

"Membangun Provinsi Jawa Tengah ini harus mempunyai azas kebersamaan. Provinsi Jateng maju bukan berarti dari gubernur, bupati, atau walikota, melainkan dari seluruh komponen masyarakat yang bahu-membahu jadi satu," katanya di Semarang, Sabtu malam.

Hal itu disampaikan saat menghadiri gelaran Harmony of Java 2026 dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan Jateng tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata, melainkan butuh semangat gotong royong bersama.

Maka dari itu, tema Hari Jadi ke-81 Jateng adalah "Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji" yang menggambarkan semangat persatuan untuk bergerak bersama dalam membangun daerah.

"Pesan saya, di ulang tahun yang ke-81 ini, mari kita rekatkan persatuan dan kesatuan. Kita singkirkan ego sektoral," katanya, didampingi Wagub Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng Sumarno.

Menandai hari jadi ke-81, pertumbuhan ekonomi Jateng semester I-2026 mencapai 5,80 persen, kemudian angka kemiskinan turun dari 9,48 persen menjadi 9,21 persen, artinya sekitar 3,37 juta masyarakat sudah terentaskan dari kemiskinan.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Jateng untuk kembali berdoa untuk saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah bencana alam, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Aceh, dan berbagai daerah lainnya.

Menurut dia, doa tersebut sebagai bentuk empati dan kepedulian sesama bangsa Indonesia.

"Malam hari ini kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga dikuatkan, semoga ditabahkan, dan segera recovery," katanya seraya memimpin doa bersama.

Adapun malam Harmony of Java dimeriahkan oleh KLa Project, Pertelon Koplo, dan Good Morning Everyone (GME), juga ada Saleho.

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.