Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan akan menindak para pihak yang sengaja mengganggu jalannya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
“Saya ambil alih, kendali keamanan dalam Muktamar. Mari jaga maruah organisasi. Di sini, di tanah yang kita injak, mengalir darah kealiman para Muassis. Jangan kotori dengan tindakan destruktif. Ayo, bersama-sama kita jaga akar kita,” ujar Addin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Addin mengatakan muktamar merupakan forum mulia dan tidak boleh ada yang mengganggu dengan gerakan destruktif. Ia menegaskan proses Muktamar harus berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh panitia.Oi
“Saya memastikan seluruh proses rangkaian agenda Muktamar akan berjalan sesuai dengan rencana panitia hingga nanti besok penutupan,” kata Koordinator Keamanan Muktamar ke-35 NU tersebut.
Ia mengultimatum kepada pihak yang ingin membuat rusuh, pasukan keamanan bersama seluruh panitia akan mengambil tindakan tegas yang diperlukan untuk mengembalikan suasana menjadi normal kembali.
“Ini adalah forum tertinggi kita, forum mulia kita, forum untuk kita galang silaturahmi demi memperkuat NU di masa depan,” ujarnya.
Selama proses muktamar berlangsung GP Ansor akan mengoptimalkan seluruh pasukan yang tergabung dalam kepanitiaan keamanan untuk menjaga dan mempertebal keamanan.
Sebagai Koordinator Keamanan Muktamar, Addin berkepentingan memastikan para ulama dan kiai, perwakilan PW, PC, hingga PCI NU, melangsungkan seluruh proses ini dengan nyaman dan khidmat.
“Maka jangan ada yang mengganggu sekali lagi. Biarkan para ulama, para kiai kita dari berbagai daerah merumuskan yang terbaik untuk organisasi dan warga,” kata dia.
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.