AKURAT.CO Google resmi mengganti nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook. Perubahan ini dilakukan seiring semakin besarnya layanan tersebut sejak pertama kali diperkenalkan sebagai proyek eksperimental di Google Labs pada 2023.
Dikutip dari situs resminya, Jumat (17/7/2026), Google menyebut NotebookLM kini telah digunakan oleh lebih dari 30 juta pengguna dan 600.000 organisasi. Pertumbuhan tersebut membuat perusahaan menilai nama lama sudah tidak lagi mencerminkan skala maupun peran produknya.
Meski berganti nama, Gemini Notebook tetap hadir sebagai layanan mandiri yang difokuskan sebagai alat bantu riset. Namun, Google berencana memperluas integrasinya ke berbagai layanan lain dalam ekosistem Gemini.
Ke depannya, Gemini Notebook akan semakin terhubung dengan aplikasi Gemini dan Google Search. Integrasi ini diharapkan membuat pengguna lebih mudah mengakses serta memanfaatkan notebook mereka di berbagai layanan Google.
Bersamaan dengan pergantian nama, Google juga meluncurkan pembaruan yang menghadirkan komputer cloud aman untuk setiap notebook. Fitur ini membuat Gemini Notebook dapat menulis dan menjalankan kode secara langsung tanpa perlu berpindah ke layanan lain.
Kemampuan tersebut dirancang untuk membantu pengguna melakukan analisis data yang lebih kompleks dengan tetap mengacu pada sumber yang telah dimasukkan ke dalam notebook. Dengan begitu, hasil analisis dapat lebih relevan dan sesuai konteks.
Saat ini, fitur tersebut sudah tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra dan pengguna Google Workspace. Google juga memastikan aksesnya akan diperluas ke seluruh pelanggan Google AI Pro versi web dalam beberapa pekan mendatang.
Selain itu, Google mengonfirmasi bahwa notebook nantinya dapat diakses langsung melalui AI Mode di Google Search. Sebelumnya, fitur ini sudah tersedia di aplikasi Gemini dan kini akan diperluas ke lebih banyak layanan Google.
Upaya rebranding ini menjadi bagian dari strategi Google untuk menyatukan berbagai layanan AI di bawah merek Gemini. Dengan identitas baru tersebut, Gemini Notebook diharapkan menjadi alat riset berbasis AI yang lebih terintegrasi dan mudah digunakan.