Elephants

Gibran Tak di Samping Prabowo Saat Sidang Kabinet, Qodari: Posisi Duduk Hanya Soal Teknis Penyelenggara

July 21, 2026

Moehamad Dheny Permana

| 21 Juli 2026, 19:11 WIB

Gibran Tak di Samping Prabowo Saat Sidang Kabinet, Qodari: Posisi Duduk Hanya Soal Teknis Penyelenggara

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta. (Akurat.co/Moehamad Dheny Permana)

AKURAT.CO Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang agar arahan Presiden RI Prabowo Subianto lebih efektif.

Qodari menjelaskan, tata letak ini merupakan masalah teknis penyelenggara acara. Persoalan tempat duduk tersebut tidak berkaitan dengan posisi maupun kewenangan konstitusional Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, format sidang kabinet kali ini disusun sebagai taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna.

Baca Juga: Profil Singkat 5 Pejabat Baru BGN yang Dilantik Prabowo, Ini Rekam Jejak dan Peran Strategis untuk Program MBG

Karena itu, tata letak ruangan dibuat agar seluruh peserta dapat melihat Presiden dengan jelas, sekaligus memudahkan Presiden melakukan kontak mata dengan seluruh peserta selama memberikan arahan.

"Posisi duduk pada acara Sidang Kabinet Paripurna kemarin mengikuti format taklimat Presiden kepada seluruh anggota Sidang Kabinet Paripurna, bukan format rapat yang menempatkan Presiden dan Wakil Presiden berdampingan," ujar Qodari, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

Dalam format tersebut Wakil Presiden hadir sebagai undangan Sidang Kabinet Paripurna bersama para anggota kabinet. Pengaturan ini dilakukan untuk mendukung efektivitas penyampaian arahan Presiden mengingat jumlah peserta yang hadir cukup banyak.

Qodari juga menepis anggapan bahwa posisi duduk tersebut mencerminkan adanya perubahan dalam kedudukan Wakil Presiden. Tidak ada perubahan sedikit pun terhadap peran maupun kewenangan konstitusional Wakil Presiden.

Baca Juga: Buku Panduan Program Sosial Berkelanjutan Presiden Prabowo Bentuk Konsistensi Pemerintah

"Pengaturan tempat duduk hanya semata-mata merupakan teknis penyelenggaraan acara. Tidak ada perubahan kedudukan ataupun pengurangan peran konstitusional Wakil Presiden," tegas Qodari.

Sebagai informasi, dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara Jakarta, pada Senin (20/7/2026), Presiden Prabowo duduk di posisi paling depan dan tengah hanya seorang diri.

Sementara Wapres Gibran duduk di bagian samping sejajar dengan para Menteri Koordinator atau Menko. Perubahan tata letak duduk ini kemudian menjadi sorotan dan perbincangan hangat di media sosial.