Lucky Leonard Leatemia & Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
16 August 2026 11:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) menjadi salah satu gempa terbesar yang terjadi di dunia sepanjang tahun ini. Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), kekuatan tersebut hanya berada di bawah gempa M7,8 yang mengguncang Filipina pada Juni lalu.
BMKG melaporkan gempa terjadi pukul 05.58 WITA dengan episentrum sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Guncangan dirasakan luas di NTT, NTB hingga sebagian Sulawesi Selatan.
Data sementara BNPB hingga Sabtu petang mencatat 47 orang meninggal dunia dan sekitar 2.000 warga mengungsi di Kabupaten Nagekeo. BMKG juga merekam 37 gempa susulan berkekuatan M3,7 hingga M6,2. Kerusakan sementara meliputi 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, 148 rusak ringan, serta puluhan sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, pelabuhan, dan terminal bandara. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah tinggi muka laut terpantau mencapai sekitar 0,14 hingga hampir 1 meter di sejumlah wilayah pesisir sebelum akhirnya dicabut.
Gempa NTT menambah daftar gempa berkekuatan besar yang terjadi sepanjang 2026. Berikut 11 gempa terbesar dunia tahun ini berdasarkan magnitudo.
1. Filipina M7,8
Gempa terbesar tahun ini mengguncang Pulau Mindanao pada 8 Juni 2026. Pusat gempa berada sekitar 25 kilometer barat daya Kablalan dengan kedalaman 57 kilometer. Guncangan merusak rumah, sekolah, rumah sakit, jalan, serta jaringan listrik. Peringatan tsunami sempat diberlakukan di Filipina, Indonesia, dan Malaysia sebelum dicabut. Puluhan orang meninggal dunia dan ribuan bangunan mengalami kerusakan.
2. Nusa Tenggara Timur M7,7
Gempa NTT menjadi gempa terbesar kedua sepanjang 2026. Korban sementara mencapai 47 orang meninggal dunia dengan sekitar 2.000 warga mengungsi. Ratusan rumah rusak, puluhan fasilitas umum terdampak, dan aktivitas transportasi di sejumlah pelabuhan serta bandara terganggu. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas sesar aktif di utara Pulau Flores.
3. Venezuela M7,5
Gempa terjadi pada 24 Juni 2026 hanya sekitar 39 detik setelah gempa M7,2 sehingga dikategorikan sebagai doublet earthquake. Guncangan merusak Caracas, La Guaira, dan sejumlah kota lain. Ribuan korban jiwa dilaporkan akibat runtuhnya bangunan dan infrastruktur. USGS menyebut gempa dipicu mekanisme strike-slip di batas Lempeng Karibia dan Amerika Selatan.
4. Tonga M7,5
Gempa mengguncang perairan Tonga pada Maret 2026 dengan kedalaman sekitar 234 kilometer. Kedalaman yang besar membuat dampak di permukaan relatif kecil. Peringatan tsunami sempat diterbitkan sebelum dicabut dan tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar.
5. Kolombia M7,4
Gempa melanda Departemen Chocó pada 10 Agustus 2026 dan menjadi yang terkuat di Kolombia dalam lebih dari tiga dekade. Sedikitnya 254 orang meninggal dunia dan lebih dari 100 gempa susulan tercatat. Gempa dipicu aktivitas di zona subduksi Lempeng Nazca dan Amerika Selatan.
6. Jepang M7,4
Gempa terjadi di lepas pantai timur laut Jepang pada April 2026. Otoritas sempat mengeluarkan peringatan tsunami dan mengevakuasi lebih dari 176 ribu penduduk pesisir. Layanan kereta cepat dihentikan sementara, namun tidak ada laporan kerusakan besar maupun gangguan pada fasilitas nuklir.
7. Bitung, Indonesia M7,4
Gempa di Laut Maluku pada 2 April 2026 memicu tsunami kecil dengan tinggi maksimum sekitar 0,75 meter. Guncangan dirasakan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Sedikitnya satu orang meninggal dunia dan ratusan bangunan mengalami kerusakan. BMKG menyebut gempa dipicu deformasi batuan di kawasan Laut Maluku.
8. Meksiko M7,3
Gempa mengguncang pesisir Chiapas pada Juli 2026 dan terasa hingga Guatemala serta El Salvador. Peringatan tsunami sempat diterbitkan, namun tidak ada laporan korban jiwa dalam jumlah besar. Sejumlah gempa susulan berkekuatan M5 hingga M6 tercatat setelah gempa utama.
9. Vanuatu M7,3
Gempa terjadi di dekat Luganville pada Maret 2026 dengan kedalaman lebih dari 120 kilometer. USGS menyatakan gempa dipicu mekanisme oblique thrust faulting. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan signifikan.
10. Venezuela (San Felipe) M7,2
Gempa ini menjadi guncangan awal sebelum disusul gempa M7,5 hanya 39 detik kemudian. Bangunan yang telah retak akibat gempa pertama banyak yang runtuh saat gempa kedua terjadi sehingga memperbesar dampak bencana.
11. Malaysia M7,1
Gempa terjadi di bawah Sabah pada Februari 2026 dengan kedalaman sekitar 629 kilometer. Meski bermagnitudo besar, pusat gempa yang sangat dalam membuat guncangan di permukaan relatif lemah. Tidak ada laporan korban jiwa maupun ancaman tsunami.
Indonesia merupakan salah satu wilayah paling aktif secara tektonik karena berada di pertemuan beberapa lempeng utama dunia. Aktivitas subduksi dan keberadaan banyak sesar aktif membuat gempa berkekuatan besar tetap berpotensi terjadi, termasuk di kawasan Flores yang menjadi sumber gempa M7,7 di NTT.
CNBC Indonesia Research
(emb)