Elephants

Game Indie Dressmaker Viral dan Sukses, Developer Malah Kaget

October 1, 2026

Dressmaker

Dalam seminggu terakhir ini, komunitas Gamer ramai membahas adanya game indie baru yang unik berjudul Dressmaker. Game simulasi buatan developer Cozy Lives tersebut hadirkan permainan dimana Player sebagai perancang busana membuat berbagai macam dress, mulai dari desain, warna, sampai bahan yang digunakan.

Keunikan game tersebut mencuri perhatian banyak Gamer, baik itu dari Player wanita maupun pria. Viral dan suksesnya game tersebut malah membuat developernya jadi kaget. Seperti apa reaksi dari developer?

Dressmaker
Seperti apa reaksi developer melihat game buatannya viral dan sukses dikalangan Gamer?

Melalui akun Twitter X miliknya, Ruan Rothmann selaku Kreator game indie Dressmaker memberikan pernyataan dia terkait bagaimana game buatannya tersebut bisa viral dan sukses.

Ruan Rothmann menjelaskan bagaimana dia awalnya merasa khawatir dengan kesuksesan terlalu cepat terhadap game yang dia buat sebagai Kreator Game. Apa yang dia maksud menunjuk pada game yang dia buat sebelumnya, yaitu Broforce dan GORN yang juga sukses pada saat rilis. Namun kini dia merasa mungkin sudah mencapai puncak karir dengan game dressmaking buatannya.

Bangga dengan Game yang Dibuat

Game Indie Dressmaker
Developer bangga dengan game yang dia buat meski genre dan elemen sangat jauh berbeda dengan game yang dia buat sebelumnya

Meski memiliki genre dan kesan yang sangat jauh berbeda dengan Broforce maupun GORN, Ruan Rothmann merasa sangat bangga terhadap game Dressmaker yang dia buat.

Pada saat artikel ini ditulis (1/10) menurut data dari SteamDB, jumlah puncak Player yang bermain game Dressmaker bisa mencapai sekitar 35 ribu pemain di Steam. Angka tersebut ada potensi bisa berubah mengingat grafiknya menunjukkan adanya peningkatan dalam beberapa hari terakhir sejak game tersebut rilis.

Dressmaker
Dressmaker

Berikut ini pernyataan dari sang Kreator terhadap kesuksesan game dressmaking buatannya.

I used to be worried that I peaked way too early in my career. Now it seems I may have peaked with a dressmaking game.

(for the record Dressmaker is awesome and I couldn't be more proud) pic.twitter.com/CO94tctoE0

— Ruan Rothmann (@rrza) September 26, 2026

Ada berbagai macam reaksi dari Gamer terhadap pernyataan dari Ruan Rothmann di akun medsos miliknya. Ada yang berkomentar game ini memberikan permainan yang menarik dan berbeda dari game simulasi dressmaking lainnya.

Dan yang menarik adalah adanya komentar dari Gamer dimana anak perempuannya suka dengan Dressmaker, padahal game tersebut dibuat oleh orang yang mengembangkan Broforce dan GORN dengan elemen yang penuh dengan aksi kekerasan.

Itulah informasi mengenai bagaimana developer kaget melihat game Dressmaker buatannya bisa viral dan sukses dikalangan Gamer. Bagaimana menurut kalian dengan game dressmaking yang dibuat oleh Kreator Broforce dan GORN ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Indie atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Muhammad Faisal

"Editor dan Veteran Game Gacha di Gamebrott." Ia adalah seorang Gamer yang telah aktif mengamati dan menganalisis perkembangan game gacha selama lebih dari satu dekade sejak tahun 2013, memberikannya pemahaman mendalam tentang tren pasar dan mekanika game berdasarkan pengalaman pribadi. Pengalamannya yang luas terhadap game genre JRPG, memiliki minat yang kuat terhadap game JRPG, bahkan yang sering dianggap underrated, seperti Trails Series. Berfokus pada analisis mendalam mengenai isu-isu yang sedang hangat, tren up-to-date, serta insight mendasar yang menjadi perbincangan utama di komunitas Gamer secara luas.