Elephants

Forum Tambang komitmen hijaukan lahan bekas tambang di Sulteng

September 22, 2026

Forum Tambang komitmen hijaukan lahan bekas tambang di Sulteng

Selasa, 22 September 2026 23:47 WIB

Image Print

Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Sulawesi Tengah M. Najmi Ar Ramadan (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Palu (ANTARA) - Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) menegaskan komitmen untuk menghijaukan kembali lahan bekas pertambangan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Kami mendorong bagaimana tanah yang sudah dieksploitasi harus dihijaukan kembali. Itu target kami,” kata Ketua FKTT Sulteng M Najmi Ar Ramadan di Palu, Selasa.

Dia menjelaskan Kepala Teknik Tambang (KTT) merupakan penyeimbang antara pemerintah dan dunia usaha. Pihaknya berada di tengah, karena pengesahan dilakukan oleh Kementerian ESDM. Sementara itu, mereka juga bekerja dengan pemegang izin usaha pertambangan.

“KTT akan kembali ke kiprah sebagai orang tambang, untuk memperbaiki tata kelola, menjaga keselamatan dan perlindungan lingkungan,” ujar dia.

Sebagai Ketua FKTT Sulteng 2026-2029, dia menargetkan pengembalian kondisi hijau pada area-area bukaan tambang yang belum dihijaukan dalam dua tahun ke depan. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi beban lingkungan akibat aktivitas pertambangan.

Ia mengatakan KTT memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kegiatan pertambangan dapat berjalan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. Dalam menjalankan tanggung jawab tersebut, FKTT juga mendapat dukungan dari pemerintah, berbagai pihak lainnya.

Najmi mengatakan pihaknya ingin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, salah satunya terkait dampak aktivitas pertambangan terhadap kesehatan masyarakat. Kata dia perusahaan pertambangan pada dasarnya telah memiliki fasilitas kesehatan internal dan pertolongan pertama untuk mendukung keselamatan pekerja.

Namun, untuk aspek eksternal, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah pertambangan, FKTT mendorong agar program kesehatan perusahaan dapat bersinergi dengan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Jambore Pertambangan Sulteng 2026 digelar 22-23 September 2026. Kegiatan itu mengusung tema, pertambangan ramah lingkungan untuk generasi mendatang dan peradaban berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido menegaskan pembangunan di sektor pertambangan harus berjalan seimbang. Di satu sisi mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, perluasan lapangan kerja, dan hilirisasi yang memberikan nilai tambah bagi daerah.

Di sisi lain, tetap memastikan kelestarian lingkungan serta manfaat yang adil bagi masyarakat berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pewarta : Fauzi
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026