Elephants

Enam Mahasiswa UMK Berhasil Lulus Tanpa Skripsi, Ini Rahasianya |Republika Online

October 8, 2026

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS, – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muria Kudus (UMK) mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak enam mahasiswa berhasil menyelesaikan studi tanpa melalui jalur skripsi pada periode wisuda Oktober 2026. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa standar kelulusan di perguruan tinggi kini semakin beragam.

Dekan FEB UMK, Dr. Kertati Sumekar, S.E., M.M., mengungkapkan bahwa para mahasiswa tersebut lulus melalui jalur prestasi dan karya ilmiah. Hal ini ia sampaikan saat acara pelepasan calon wisudawan dan wisudawati di Auditorium UMK, Kudus, Kamis. “Keenam mahasiswa tersebut menyelesaikan studi melalui jalur prestasi dan karya ilmiah yang menunjukkan kompetensi serta keaktifan mereka selama menjadi mahasiswa,” ujarnya.

Pada periode wisuda kali ini, total terdapat 426 calon wisudawan FEB UMK yang dinyatakan menyelesaikan studi. Rinciannya terdiri atas 313 lulusan dari Program Studi S1 Manajemen dan 113 lulusan dari Program Studi S1 Akuntansi.

Jalur Prestasi dan Publikasi Ilmiah

Dari Prodi S1 Manajemen, tiga mahasiswa berhasil lulus melalui jalur prestasi. Mereka adalah Femas Aji Kurnia, Sonia Indah Putri, dan Ega Wahyu Nur Cahyani. Ketiganya dikenal aktif dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dan berhasil membawa nama kampus lolos hingga ajang Abdidaya tingkat nasional.

Sementara itu, tiga mahasiswa dari Prodi S1 Akuntansi memilih jalur publikasi karya artikel ilmiah sebagai pengganti skripsi. Mereka adalah Richa Izzatul Zulfa, Ika Laely Rohmawati, dan Nur Annisa Aprilia. Richa berhasil menerbitkan artikelnya di "Journal of Humanities and Social Studies" (JHSS) yang terakreditasi Sinta 3. Ika Laely Rohmawati menerbitkan karyanya di "Jurnal Akuntansi dan Keuangan" (AKUA) yang terakreditasi Sinta 4. Adapun Nur Annisa Aprilia berhasil menembus "Jurnal EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi" yang juga terakreditasi Sinta 4.

Dr. Kertati Sumekar menegaskan bahwa lulus tanpa skripsi bukan berarti tanpa proses akademik yang ketat. “Proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan prestasi, kreativitas, kemampuan menulis ilmiah, pengalaman berorganisasi, serta kontribusi nyata kepada masyarakat,” jelasnya. Mahasiswa tetap wajib memenuhi seluruh ketentuan dan capaian yang ditetapkan fakultas melalui jalur penyelesaian studi yang tersedia.

Lulusan Terbaik FEB UMK

Selain mencatatkan rekor lulus tanpa skripsi, FEB UMK juga menetapkan dua lulusan terbaik pada periode wisuda Oktober 2026. Dari Prodi S1 Manajemen, Rina Kartika Sari dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 dan predikat Pujian. Sementara dari Prodi S1 Akuntansi, Elvira Minati Wahyuning Rahayu meraih IPK 3,87 dengan predikat Pujian.

Capaian 426 lulusan, termasuk enam mahasiswa yang menyelesaikan studi melalui jalur non-skripsi, menjadi bukti komitmen FEB UMK dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkembang. Pengembangan tersebut tidak hanya berfokus pada kompetensi akademik, tetapi juga prestasi, kreativitas, karya ilmiah, dan pengalaman nyata di lapangan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara