Jakarta (ANTARA) - Petenis Filipina Alexandra Eala tersingkir dari US Open 2026 setelah kalah dramatis dari petenis Amerika Serikat Iva Jovic 5-7, 6-3, 5-7 dalam pertandingan babak ketiga yang berlangsung lebih dari tiga jam di Arthur Ashe Stadium, New York, Minggu WIB.
Eala sempat berada dalam posisi menguntungkan pada set ketiga setelah unggul 2-0 dan kemudian kembali memimpin 4-2, tetapi Jovic mampu membalikkan keadaan hingga merebut kemenangan pada match point kedua.
"Saya tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi," kata Jovic seusai pertandingan, menggambarkan ketatnya duel yang baru saja dilewatinya bersama Eala, dikutip dari WTA.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal dengan kedua petenis saling berbalas pukulan keras dan terlibat dalam reli-reli panjang. Setelah Eala merebut set kedua 6-3 untuk menyamakan kedudukan, persaingan semakin ketat pada set penentuan.
Eala mengawali set ketiga dengan baik. Ia mematahkan servis Jovic pada gim pertama dan mempertahankan servisnya untuk memimpin 2-0.
Jovic kemudian membalas dan pertandingan berubah menjadi pertarungan ketat. Eala sempat kembali menjauh 4-2 setelah Jovic melakukan kesalahan ganda dan kehilangan servisnya.
Baca juga: Aldila sebut duel lawan Janice di US Open jadi momen istimewa
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Jovic merebut gim berikutnya melalui dua kali deuce, kemudian menyamakan kedudukan setelah melepaskan pukulan winner akurat ketika menerima servis Eala.
Jovic berbalik unggul 5-4 melalui pukulan forehand sambil berlari. Ia kemudian memperoleh match point, tetapi gagal memanfaatkannya setelah pukulan backhand masuk ke net.
Eala masih mampu bertahan dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Namun, Jovic kembali mengambil alih permainan dan memimpin 6-5 melalui ace.
Pada gim berikutnya, Eala gagal mempertahankan servisnya. Forehand-nya menghantam net pada match point kedua sehingga Jovic memastikan kemenangan.
Baca juga: Gauff menang dua set langsung untuk melaju ke babak keempat US Open
Eala mengakhiri pertandingan dengan 34 winner dan 33 unforced error. Ia juga tampil agresif di depan net dengan memenangi 16 dari 25 poin ketika melakukan pendekatan ke net.
Jovic menghasilkan 44 winner dan 27 unforced error. Ia juga lebih efektif memanfaatkan peluang break point dengan mengonversi sembilan dari 17 kesempatan, sementara Eala mencatat delapan dari 20 peluang.
Bagi Eala, kekalahan tersebut mengakhiri perjalanannya di New York setelah ia mampu melaju hingga babak ketiga US Open. Penampilannya melawan Jovic juga menunjukkan daya juang tinggi dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari tiga jam.
Jovic memberikan penghargaan khusus kepada Eala setelah pertandingan, termasuk atas sikap yang ditunjukkannya ketika menerima kekalahan.
"Hal itu menunjukkan banyak hal tentang dirinya sebagai pribadi," ujar Jovic.
Eala langsung menghampiri Jovic setelah pertandingan dan memberikan pelukan sebagai ucapan selamat. Jovic menilai tindakan tersebut menunjukkan kedewasaan dan karakter Eala meski harus menerima kekalahan dalam pertandingan yang sangat melelahkan.
Kemenangan membawa Jovic untuk pertama kalinya ke babak 16 besar US Open. Ia selanjutnya menghadapi juara US Open 2023 Coco Gauff.
Baca juga: Swiatek atasi perlawanan kuat Bouzkova untuk maju ke 16 besar US Open
Baca juga: Aldila Sutjiadi kalahkan Janice Tjen untuk melaju ke 16 besar US Open
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.