AKURAT.CO Anggota DPRD Kota Bandung, Andri Gunawan, menyoroti masih banyaknya ruas jalan yang gelap di Kota Bandung.
Pasalnya, kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko tindak kriminal, seperti begal, hingga kecelakaan lalu lintas.
Andri mendesak Wali Kota Muhammad Farhan agar tidak pelit mengalokasikan anggaran penerangan jalan umum (PJU) demi meningkatkan keselamatan masyarakat.
Menurut Andri, persoalan minimnya PJU sudah lama menjadi keluhan masyarakat dan harus segera ditangani secara serius oleh Pemerintah Kota Bandung.
"Sudah menjadi pengetahuan bersama kalau PJU di Bandung itu gelap-gelap. Saya mendorong Pemkot Bandung, tolong serius persoalan PJU. Alokasikan anggaran yang layak untuk PJU, dan pengawasan terhadap PJU-PJU yang mati diintensifikasi," kata Andri dalam video yang diunggahnya, dikutip pada Kamis (6/8/2026).
Ia menilai, pemerintah daerah memiliki kemampuan untuk memperbaiki kondisi tersebut apabila menjadikannya sebagai prioritas pembangunan.
Karena itu, lampu-lampu jalan yang padam harus segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Andri juga menyinggung kecelakaan yang kembali terjadi di Jalan Merdeka. Menurutnya, selain proyek galian kabel, minimnya penerangan jalan turut menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian serius.
"Kemarin sudah ada korban lagi. Kita mau menunggu korban ke berapa sampai PJU kita mau dibereskan?" ujarnya.
Ia berharap Pemkot Bandung segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki titik-titik jalan yang minim penerangan sehingga keselamatan masyarakat, terutama saat berkendara pada malam hari, lebih terjamin.
Skema BTS Dinilai Jadi Solusi
Sementara itu, pengamat tata kota Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menilai salah satu solusi untuk mempercepat penyediaan PJU adalah melalui skema kerja sama investasi Buy The Service (BTS).
Baca Juga: Rizky Maulana Resmi Kembalikan Formulir, Siap Bertarung Jadi Ketua Umum BMK 1957