Situbondo (ANTARA) - DPRD Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mempertimbangkan pelaksanaan tes urine menjadi kegiatan rutin bagi anggota dewan setelah salah seorang wakil rakyat setempat tertangkap polisi atas dugaan pesta narkoba di salah satu hotel di Surabaya pada akhir September 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Situbondo Mahbub Junaidi di Situbondo, Selasa, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine bagi seluruh anggota DPRD setempat sejak Senin (12/10) hingga Selasa (13/10) hari merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak puluhan wakil rakyat itu dilantik pada Agustus 2024.
"Apakah tes urine ini nantinya menjadi agenda rutin? Nanti lihat perkembangannya seperti apa. Yang jelas sejak kami jadi calon hingga pelantikan menjadi persyaratan (tes urine bebas narkoba)," ujarnya.
Menurut Mahbub, pelaksanaan tes urine bagi seluruh anggota DPRD sebanyak 44 orang itu merupakan kegiatan positif memberikan contoh kepada masyarakat dan menunjukkan bahwa secara kelembagaan DPRD berkomitmen dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika atau P4GN.
Dari 44 orang anggota DPRD, katanya, seluruhnya telah menjalani tes urine yang dilaksanakan sejak Senin (12/10) hingga Selasa (13/10) hari ini. Pada hari pertama 20 orang anggota DPRD dan hari kedua 24 orang.
Mengenai hasil keseluruhan tes urine puluhan wakil rakyat tersebut, lanjut Mahbub, DPRD menunggu dari pihak pelaksana tes urine, dalam hal ini adalah dari Dinas Kesehatan setempat.
"Hasil tes urine dari seluruh anggota DPRD ini kami menunggu keterangan secara tertulis dari Dinas Kesehatan. Perlu kami tegaskan bahwa tes urine ini merupakan inisiatif kami dari DPRD," ucapnya.
Sebelumnya, pada Senin (28/9) dini hari, jajaran Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya mengamankan delapan orang yang diduga pesta narkoba di salah satu kamar hotel di Surabaya.
Salah satu dari delapan orang yang diamankan itu merupakan anggota DPRD Kabupaten Situbondo berinisial ARR, dan oknum wakil rakyat tersebut saat ini telah menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyuwangi.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.