DPRD Batang: Night Carnival memiliki potensi tingkatkan pariwisata
Senin, 24 Agustus 2026 16:02 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Batang Suudi. (ANTARA/Kutnadi)
Batang (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menilai kegiatan "Batang Night Carnival" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Batang memiliki potensi pariwisata di daerah tersebut untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
"Konsep baru seperti Batang Night Carnival ini tentu kami dukung. Selain memberikan hiburan dan pengalaman baru bagi masyarakat, kegiatan seperti ini memiliki potensi untuk mengangkat pariwisata dan menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Ketua DPRD Kabupaten Batang Suudi di Batang, Senin.
Menurut dia, pergelaran Night Carnival dapat memberikan suasana baru sekaligus meningkatkan daya tarik perayaan HUT Ke-81 RI yang belum lama ini diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
Agenda perayaan tersebut, kata dia, tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial saja melainkan juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pelaksanaan karnaval yang diselenggarakan pada malam hari memiliki keunggulan pada permainan tata cahaya, dekorasi, kostum, serta atraksi peserta dapat ditampilkan secara lebih maksimal sehingga memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi penonton.
"Oleh karena itu, kami berharap dengan konsep yang matang maka Batang Night Carnival akan mampu menarik perhatian masyarakat tidak hanya dari daerah sendiri tetapi juga dari daerah lain. Jika dikemas dengan baik, ini bisa menjadi salah satu ikon kegiatan di Batang," katanya.
Selain itu, pergelaran Batang Night Carnival dapat berpotensi memberikan efek ekonomi bagi pelaku UMKM, pedagang, pelaku usaha jasa, serta sektor ekonomi kreatif di daerah.
Bupati Batang Faiz Kurniawan mengatakan bahwa sebelumnya kegiatan karnaval digelar pada siang hari tetapi pada rangkaian HUT Ke-81 RI diselenggarakan dengan kondisi yang berbeda yaitu pada malam hari.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.