Dokter wafat di Metro diduga karena penyakit penyerta
Kamis, 23 Juli 2026 12:38 WIB
Ilustrasi: Ucapan belasungkawa terhadap dr. M Zulfikar Drakel oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung. ANTARA/HO-IDI Lampung
Bandarlampung (ANTARA) - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung menyatakan kematian dokter magang M Zulfikar Drakel di Kota Metro, diduga akibat penyakit penyerta yang sebelumnya tidak diketahui.
"Jadi hasil investigasi yang dilakukan i menunjukkan tidak ditemukan indikasi overwork atau kerja berlebihan. Kami juga tidak menemukan adanya bullying maupun kekerasan di tempat kerja," kata Ketua IDI Lampung Josi Harnos saat dikonfirmasi di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, investigasi dilakukan dengan meminta keterangan dari sesama dokter magang, rumah sakit tempat bertugas, direktur rumah sakit, hingga dokter pendamping.
"Dari hasil penelusuran, ditemukan dugaan adanya penyakit penyerta yang tidak pernah diketahui sebelumnya," kata Josi.
Kemudian, lanjut dia, di dalam tubuh yang bersangkutan juga terdapat indikasi infeksi. Namun jenis dan sumber infeksi tidak dapat dipastikan, karena keluarga menolak dilakukan otopsi.
"Ada infeksi, tetapi tidak bisa ditegakkan infeksi apa, di mana, dan seperti apa, karena pihak keluarga menolak dilakukan otopsi. Kami menghormati keputusan keluarga tersebut," katanya.
Ia menambahkan karakter almarhum yang cenderung pendiam serta tinggal terpisah dari rekan-rekan sejawat membuat informasi mengenai kondisi kesehatannya sulit diketahui.
"Sehingga meninggalnya dokter Zulfikar ini tidak bisa disamakan dengan kasus-kasus sebelumnya yang terjadi, karena penyebabnya berbeda," kata Josi.
Josi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter. Zulfikar yang merupakan dokter magang (internship).
"Kami juga mengapresiasi keterlibatan Kementerian Kesehatan, Kepolisian, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Pengurus Besar IDI, serta Dinas Kesehatan provinsi, dalam proses investigasi," katanya.
Diketahui dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) M Zulfikar Drakel meninggal dunia pada 21 Juli 2026 saat menjalani masa pengabdian di RSUD Sukadana, Lampung Timur.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IDI Lampung: Dokter magang wafat di Metro bukan kelebihan beban kerja
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.