Tanjungpandan (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat edukasi mengenai pentingnya tata kelola sampah guna mewujudkan lingkungan daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kepala DLH Kabupaten Belitung Mardi Smolik di Tanjungpandan, Selasa, menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi persoalan sampah dan limbah B3 maupun non-B3 di daerah itu.
"Penanganan persoalan sampah dan limbah bukan sekadar urusan kebersihan permukaan, melainkan berkaitan langsung dengan derajat kesehatan masyarakat, keselamatan kerja, kualitas lingkungan, serta keberlanjutan pembangunan daerah," katanya.
Ia menjelaskan, Belitung memiliki kekayaan alam dan potensi pariwisata yang luar biasa, sehingga menjaga kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Menurut dia, kesadaran untuk mengurangi sampah harus dibangun secara masif mulai dari sumbernya. Sementara itu, pengelolaan limbah B3 dan non-B3 wajib dilakukan secara aman, sesuai regulasi, serta berorientasi pada keselamatan lingkungan dan tenaga kerja.
"Selain aspek operasional harian, langkah pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat lingkungan juga perlu disiapkan sejak dini," ujarnya.
Mardi berharap kegiatan diskusi dan edukasi yang melibatkan narasumber, fasilitator, instansi terkait, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka.
Ia menekankan pentingnya melahirkan pemahaman mendalam dan rencana aksi konkret yang dapat diterapkan oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan masing-masing.
"Penguatan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan Belitung yang bersih, sehat, aman, dan berkelanjutan. Menjaga lingkungan hidup hari ini merupakan bentuk investasi sosial dan ekologi yang sangat berharga untuk menjamin kehidupan generasi yang akan datang," katanya.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.