Jakarta (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mengintegrasikan program-program mengenai keluarga ke dalam wadah kegiatan bernama Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) bernama Satyagatra sebagai upaya mewujudkan keluarga berketahanan.
"Kita bisa integrasikan program-program yang tujuannya sama, bagaimana kita bisa membangun keluarga yang berketahanan, keluarga yang berdaya, dan keluarga yang bisa menjadi tempat aman untuk seluruh anggota keluarganya, " kata Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam seminar daring "Sosialisasi Satyagatra", Selasa.
Dia menyampaikan Satyagatra dapat membersamai keluarga di Jakarta, mulai dari layanan informasi, edukasi, juga konsultasi dan konseling serta pendampingan bagi keluarga.
Satyagatra, kata Dwi, menyediakan berbagai layanan, termasuk konseling balita dan anak, konseling pranikah bagi calon pengantin, konseliing remaja, konseling KB dan kesehatan reproduksi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Baca juga: Pemprov DKI tingkatkan kompetensi kader Bina Keluarga Balita
Sasaran layanan tersebut, yaitu masyarakat yang membutuhkan data dan informasi, keluarga dengan balita dan anak, keluarga dengan remaja, calon pengantin, pasangan usia subur, dan keluarga dengan lansia.
"Ini merupakan salah satu peluang untuk kita berkolaborasi antara program-program atau nilai-nilai yang ada di dalam PIK Keluarga (Pusat Informasi dan Konsultasi Keluarga) yang dibina melalui PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dengan Satyagatra," jelas Dwi.
Lebih lanjut, dia mengingatkan pembangunan keluarga merupakan pilar penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan berdaya.
Menurut dia, semuanya selalu berawal dari keluarga dan karenanya, keluarga harus dapat menyiapkan lingkungan yang baik, komunikasi yang baik, dan kesempatan tumbuh kembang yang baik kepada anak-anak.
"Keberhasilan menciptakan generasi unggul ini sangat bergantung pada bagaimana keluarga bisa kita bangun untuk mempunyai ketahanan keluarga yang baik," tutur Dwi.
Baca juga: Pemprov DKI perkuat sinergi bangun sistem perlindungan perempuan
Baca juga: DKI perkuat pemahaman masyarakat mengenai tindak perdagangan orang
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.