Elephants

Distan Nabire siapkan program cetak sawah rakyat 1.300 hektare - ANTARA News Papua Tengah

September 12, 2026

Nabire (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melalui Dinas Pertanian menyiapkan pengembangan 1.300 hektare sawah baru melalui Program Cetak Sawah Rakyat untuk memperluas areal produksi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire Yasor Victor Sawo di Nabire, Sabtu, mengatakan tahun ini pemerintah baru melaksanakan survei investigasi dan desain terhadap lahan yang disiapkan untuk program tersebut.

“Pencetakan sawah tahun ini tidak langsung 1.300 hektare, tetapi dilakukan bertahap dengan menyesuaikan kemampuan pemerintah dan kondisi di lapangan. Mungkin kita cetak 100-200 hektare sesuai dengan kemampuan," katanya.

Ia mengatakan, lahan yang disiapkan merupakan lahan baru yang telah terdata dalam Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi areal persawahan.

Ia mengatakan pengembangan tersebut tersebar di Distrik Makimi, Nabire Barat, Wanggar, dan Yaro yang selama ini menjadi sentra pertanian padi di Kabupaten Nabire.

Dengan tambahan 1.300 hektare tersebut, luas sawah Nabire yang saat ini sekitar 2.000 hektare berpotensi bertambah menjadi lebih dari 3.300 hektare.

"Kalau ditambah 1.300 hektare, luas sawah di Nabire bisa lebih dari 3.300 hektare untuk mendukung ketahanan pangan," ujarnya.

Ia mengatakan perluasan areal sawah akan diikuti dengan pengembangan sejumlah varietas padi yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan produksi di Nabire.

Pemerintah daerah, kata dia, antara lain menyiapkan pengembangan padi biofortifikasi serta varietas padi lainnya untuk mendukung peningkatan produksi pangan.

Program Cetak Sawah Rakyat secara nasional diarahkan untuk meningkatkan luas lahan pertanian produktif dan mendukung kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan masyarakat.

Pengembangan sawah baru di Nabire juga melengkapi upaya peningkatan produksi melalui optimalisasi lahan eksisting, termasuk penerapan teknologi pertanian modern dan perbaikan jaringan irigasi.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.