Elephants

Dispustakar gelar pameran arsip sejarah Kota Balikpapan - ANTARA News Kalimantan Timur

September 6, 2026

Balikpapan (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur menggelar pameran arsip sejarah yang menampilkan jejak perjalanan kota dari berbagai periode sebagai upaya mendekatkan literasi sejarah kepada masyarakat.

Kepala Dispustakar Balikpapan Neny Dwi Winahyu di Balikpapan, Sabtu, mengatakan seluruh dokumen yang dipamerkan merupakan arsip sekunder, sedangkan arsip primer atau dokumen asli tetap tersimpan secara aman di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

"Yang kami tampilkan di sini merupakan arsip sekunder. Arsip primernya tersimpan di ANRI,” katanya.

Saat ini, terdapat sekitar 50 koleksi arsip dari ANRI yang telah dilengkapi kode dokumentasi. Dispustakar sengaja tidak memajang seluruh koleksi tersebut sekaligus, melainkan menyiapkan untuk rotasi materi pameran secara berkala.

Pihaknya menargetkan pembaruan koleksi pameran setiap satu hingga dua bulan sekali.

Melalui pola rotasi ini, pengunjung yang datang kembali diharapkan dapat menemukan cerita sejarah Balikpapan yang berbeda pada setiap periode.

Selain itu, Dispustakar berupaya memperkaya dokumentasi sejarah dengan menelusuri arsip-arsip penting yang berada di luar negeri, termasuk di Belanda.

Proses penelusuran tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan ANRI serta melibatkan pemerintah pusat karena berkaitan dengan kerja sama pengelolaan arsip lintas negara.

Tidak hanya mengandalkan lembaga nasional, Dispustakar turut menggandeng sejarawan dan komunitas budaya lokal, salah satunya Rudi, pegiat sejarah Balikpapan yang aktif mengelola Rumah Dahor, sebuah pusat dokumentasi dan kegiatan budaya yang berfokus pada pelestarian sejarah kota.

Selama ini, Rumah Dahor dikenal sebagai ruang belajar sejarah Balikpapan yang mengumpulkan dan membagikan berbagai arsip, foto lama, serta cerita lokal kepada publik.

Neny menambahkan pameran ini masih memasuki tahap awal sehingga materi yang ditampilkan masih didominasi oleh koleksi dari ANRI.

Kendati demikian, antusiasme masyarakat mulai terlihat dengan hadirnya dua rombongan pelajar sehari setelah pameran resmi dibuka.

Pameran arsip sejarah ini terbuka untuk masyarakat umum, sekolah, maupun komunitas. Pengunjung dapat mendatangi lokasi pameran setiap Senin hingga Jumat sesuai dengan jam pelayanan kantor.

Bagi Balikpapan yang terus tumbuh sebagai kota modern, katanya, merawat arsip menjadi langkah penting menjaga ingatan kota agar kisah-kisah yang membentuk identitas Balikpapan tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.