Elephants

Dishub Kotim uji coba pengalihan arus lalu lintas Jalan Tjilik Riwut

October 7, 2026

Dishub Kotim uji coba pengalihan arus lalu lintas Jalan Tjilik Riwut

Rabu, 7 Oktober 2026 16:01 WIB

Image Print

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, Raihansyah. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Dishub Kotim), Kalimantan Tengah, akan melakukan uji coba penutupan sekaligus pengalihan arus lalu lintas Jalan Tjilik Riwut arah Sampit-Palangka Raya maupun sebaliknya, mulai 8 hingga 11 Oktober 2026.

“Uji coba ini berlangsung selama empat hari, mulai hari Kamis sampai Minggu. Mulai pukul 08:30 WIB sampai 11:30 WIB,” kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah di Sampit, Rabu.

Pria yang biasa disapa Ancah ini menjelaskan, informasi disampaikan dan disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang bepergian menuju Kota Palangka Raya maupun Kota Sampit.

Uji coba dilaksanakan selama empat hari, yakni 8-11 Oktober 2026, dengan durasi tiga jam setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB. Pengalihan arus diarahkan melalui Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Jalan Lingkar Utara, dan jalan akses ke Bengkirai.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut persiapan penutupan Jalan Tjilik Riwut di sekitar ujung landasan pacu Bandara Haji Asan pada awal November mendatang.

Penutupan berkaitan dengan proyek perpanjangan landasan pacu serta pembangunan pagar Runway End Safety Area (RESA) di sisi barat bandara.

Kondisi ini diperkirakan akan berdampak terhadap akses masyarakat, sehingga pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan pihak bandara dan kepolisian untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas.

“Dalam uji coba kali ini, petugas akan ditempatkan pada tiga titik untuk mengarahkan pengguna jalan dan memantau kondisi arus lalu lintas selama rekayasa diberlakukan,” lanjutnya.

Titik pertama berada di simpang tiga Jalan Jaksa Agung Soeprapto-Jalan Tjilik Riwut. Titik kedua berada di simpang tiga Jalan Tjilik Riwut-jalan akses ke Bengkirai, sedangkan titik ketiga berada di simpang tiga Kilometer 8 Jalan Tjilik Riwut-Jalan Lingkar Utara.

Raihansyah menyebut, uji coba ini penting dilakukan sebelum penutupan secara permanen diterapkan. Selain menjadi sarana sosialisasi, kegiatan itu sekaligus memberikan gambaran mengenai kondisi arus kendaraan ketika pengguna Jalan Tjilik Riwut harus dialihkan ke jalur alternatif.

Sebelumnya, Jalan Jaksa Agung dan Jalan Lingkar Utara telah disiapkan sebagai jalur alternatif utama. Namun, Dishub menilai penggunaan jalur tersebut dapat membuat perjalanan menjadi lebih jauh sehingga pemerintah daerah masih mengkaji kemungkinan pembangunan jalur baru yang lebih efisien di sekitar kawasan bandara.

Rencana jalur baru tersebut masih membutuhkan pengukuran lapangan, kajian teknis, feasibility study (FS), serta Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Kebutuhan anggaran dan kemungkinan pembebasan lahan juga harus dihitung sebelum pembangunan dapat direalisasikan.

Oleh sebab itu, hasil uji coba selama empat hari ini akan menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kesiapan jalur alternatif, termasuk melihat titik-titik yang berpotensi menimbulkan perlambatan atau kepadatan lalu lintas.

Dishub Kotim mengimbau masyarakat yang akan melintas pada jam pelaksanaan uji coba agar memperhatikan arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diharapkan menyesuaikan perjalanan dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas agar pelaksanaan uji coba berjalan lancar dan hasilnya menjadi bahan evaluasi sebelum penutupan permanen diberlakukan,” demikian Raihansyah.

Baca juga: Pemkab Kotim evaluasi pencairan dana hibah

Baca juga: Demokrat Kotim kenang sosok Nadalsyah sebagai teladan

Baca juga: PT Maju Aneka Sawit buka dua Posko Kesehatan untuk warga terdampak karhutla di Kotawaringin Timur

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.