Elephants

Dinsos Bangka Barat latih pengelola BUMDesa agar berdaya saing - ANTARA News Bangka Belitung

August 5, 2026

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melatih para pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan berdaya saing.

"Dalam beberapa hari ini kita menggelar pertemuan dengan para pengelola BUMDesa dan aparat pemerintah desa untuk pengembangan kemampuan dan pemahaman mengelola usaha melalui Program Sekolah BUMDesa Ubok Sekicing," kata Kepala Dinas Sosia Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka Barat Achmad Nursyandi di Mentok, Rabu.

Pelatihan yang mengusung tema Membangun Mindset, Memperkuat Bisnis, Mewujudkan BUMDesa Berdaya Saing itu dilaksanakan di Rumah Peradaban Mentok, yang merupakan bentuk pembinaan berkelanjutan terhadap BUMDesa sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang BUMDesa, ujar dia.

Melalui program tersebut, ia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat ingin mendorong BUMDesa agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang profesional, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan pengembangan kemampuan tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas pengurus BUMDesa melalui penguatan pola pikir kewirausahaan, pengembangan model bisnis, inovasi usaha, serta perluasan jejaring kemitraan.

"Kita ingin para pengurus BUMDesa mampu bertransformasi dari sekadar pengelola administrasi menjadi kewirausahaan desa yang mampu membaca peluang usaha, membangun kolaborasi, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian desa," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, narasumber yang diundang dari kalangan pekerja sosial Ridwan Djamaluddin memberikan motivasi, inspirasi, sekaligus wawasan strategis kepada para pengelola BUMDesa mengenai pentingnya kepemimpinan, inovasi dan pengembangan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.

Dengan kemampuan para pengelola BUMDesa yang semakin meningkat diyakini akan mampu menjalankan tata kelola BUMDesa, membentuk model bisnis yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan meningkatnya klasifikasi BUMDesa menuju kategori berkembang dan maju, kata Ridwan.

"Melalui kegiatan ini kami juga ingin mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan desa (SDGs Desa), dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis potensi dan kearifan lokal," ujar dia.

Selain itu, ia mengatakan dengan kemampuan, keterampilan dan wawasan yang meningkat mereka optimistis seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan, sehingga mampu menghadirkan BUMDesa yang semakin profesional, mandiri, berdaya saing dan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di desa masing-masing.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.