Elephants

Diadaptasi Jadi Film, “Filosofi Teras” Kenalkan Dasar Stoik ke Masyarakat

July 13, 2026

Bagikan:

JAKARTA - Buku “Filosofi Teras” karya Henry Manampiring diadaptasi dalam format layar lebar berjudul sama. Menjelang perilisannya pada tahun ini, bukunya juga mendapat apresiasi dengan memasuki cetakan ke-100.

Filosofi Teras merupakan buku pengembangan diri yang memperkenalkan istilah stoik kepada masyarakat. Bukunya memotret fenomena sosial di masyarakat yang dikaitkan dengan filsafat Stoa.

“Buku ini bisa menghapus stigma kesehatan mental, misalnya jangan ke dokter karena yang sakit itu cuma butuh ke dokter jiwa. Di buku ini, saya juga membahas ke psikiater dan membahas kesehatan,” kata Henry Manampiring dalam sesi bedah buku dan perilisan trailer pada Minggu, 12 Juli.

“Bagaimana pun buku ini berkembang banyak dan penasaran bagaimana buku pengembangan diri berbasis filsafat jadi dramatisasi. Dari awal, MD Pictures melibatkan saya dalam pendapat. Bukan sekadar kloning dari buku. Orang bisa menonton film tanpa membaca buku dan bisa mendapat ini,” jelasnya lagi.

Romo Setyo Wibowo yang menulis kata pengantar dalam buku ini juga menambahkan, “Ada kata pengantar baru dan berbicara pengalaman Marcus yang berhadapan dengan kolega Kaisar pada kenyataan ini, saudaranya suka main jahat jadi inilah kenyataan dunia kita.”

Widi Lestari dan Haqi Achmad sebagai penulis naskahnya berusaha mengembangkan plot utama yang dirasa menjadi relevan dengan masyarakat dan bagaimana menghadapinya sesuai dengan filosofi yang ditampilkan dalam bukunya.

BACA JUGA:


“Filosofi Teras ini punya banyak makna, bisa mengartikannya sesuai dengan kondisi masing-masing tapi waktu mengadaptasi ini kayaknya cerita ini banyak mengalami dalam bentuk berbeda jadi berusaha sedekat mungkin dengan apa yang dialami,” kata Widi Lestari.

“Tantangannya membuat film sedekat mungkin tapi tidak dekat-dekat banget. Biasanya penulis ingin menaruh diri sendiri tapi film ini bukan tentang kreatornya tapi tentang ceritanya,” ujar Haqi Achmad.

Sutradara Affandi Abdul Rahman juga menambahkan, “Kesulitannya justru mendapat kesenangan, happy karena saya punya jajaran cast yang talented, dan senangnya mereka memberikan tantangan ke saya jadi kami mendpaat kerjasama yang bikin kita bangga bareng-bareng.”

Trailer pertama film Filosofi Teras yang dirilis pada Minggu, 12 Juli menceritakan Alinea yang awalnya merasa hidupnya lancar; gajian lancar, dilamar kekasih, hingga hutang peninggalan mendiang ayahnya mengubah semuanya. Ada pun, film “Filosofi Teras” direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada tahun ini.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+