Perbesar
Jadi intinya...
- Cheng Lei memandang akting sebagai perjalanan tanpa batas yang penuh kisah dan tantangan.
- Akting dan seni melukis sama-sama berasal dari perasaan mendalam yang membentuk karya.
- Setiap peran membawa tantangan unik, namun Cheng Lei merasa aktingnya semakin profesional.
Liputan6.com, Jakarta - Bintang drama China (dracin), Cheng Lei, berkunjung ke Jakarta untuk melakukan jumpa pers dan penggemar sebagai Global Ambassador iQIYI pada Sabtu (12/9/2026) di Sheraton Grand Jakarta, Jakarta.
Dalam perbincangannya, aktor yang tengah naik daun tersebut mengatakan bahwa menjadi seorang aktor itu tidak memiliki batas akhir yang mutlak. “Perjalanan sebagai aktor itu tidak ada batasnya. Kita akan bertemu dengan banyak kisah, cerita, dan tantangan yang berbeda,” katanya.
“Dari setiap film yang saya jalani, saya juga semakin mengenal dan memahami diri saya sendiri,” tambahnya.
Menurutnya, itu sama halnya dengan pertemanan yang selalu berdatangan namun memiliki berbagai macam sifat yang berbeda satu sama lain.
“Seperti ketika kita berteman, mungkin kita punya target ingin berteman dengan orang yang sifatnya seperti ini. Namun, dalam kehidupan nyata, banyak orang dengan sifat yang berbeda dari apa yang sudah kita bayangkan. Begitu juga dalam perjalanan kita, akan ada banyak teman yang datang dan menemani kita,” tutur aktor kelahiran Tiongkok tersebut.
Akting dan Seni Sama-Sama Berasal dari Perasaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346897/original/053593900_1789218717-IMG_9017.jpg)
Perbesar
Memiliki latar belakang pendidikan di bidang arsitektur, bintang dracin Shadow Love tersebut mengungkapkan bahwa baginya akting memiliki keterikatan yang erat dengan seni.
“Menurut saya, melukis dan akting sama-sama merupakan sebuah seni yang terwujud dari perasaan,” ungkapnya.
Menurutnya, baik melukis maupun berakting sama-sama membutuhkan perasaan untuk menghasilkan karya yang bermakna. “Selama menjalani perjalanan sebagai aktor, saya semakin memahami bahwa perasaan menjadi bagian penting dalam bagaimana saya menjalani dan mendalami setiap peran,” tambahnya.
Tantangan di Balik Setiap Peran
Perbesar
Bintangi banyak drama dengan karakter yang berbeda-beda, tentu saja setiap karakter memiliki tantangannya sendiri. Pemilik nama lahir Yang Huixiang tersebut menjelaskan bagaimana setiap peran memiliki hal yang perlu didalaminya.
“Setiap karakter yang saya mainkan memiliki tantangannya tersendiri. Kalau memerankan karakter yang bermain kungfu, saya harus berlatih kungfu agar bisa membawakannya dengan baik. Begitu juga ketika memerankan kisah romantis atau karakter yang sedang patah hati, saya membutuhkan pendalaman akting agar emosinya bisa tersampaikan,” jelas Cheng Lei.
Rasakan Perkembangan dalam Akting
Aktor yang memulai drama profesionalnya melalui Rules of Zoovenia tersebut pun mengungkapkan bagaimana perkembangan dirinya dalam akting yang semakin baik.
“Kalau di awal, ketika menjalani tes dan proses syuting, saya masih sering merasa canggung karena ada sutradara, rekan-rekan, kamera, dan banyak hal lainnya dalam satu ruangan. Namun, semakin hari semuanya menjadi semakin profesional. Sekarang, hal-hal seperti itu sudah tidak terlalu terasa lagi,” ujar bintang dracin berusia 32 tahun itu.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Potret Cheng Lei Sapa Fans di iQIYI Starship 2026, Cicipi Kuliner Indonesia hingga Foto Bareng