Elephants

Di EEF Prabowo sebut Samudra Pasifik hubungkan Indonesia dan Rusia

September 3, 2026

Di EEF Prabowo sebut Samudra Pasifik hubungkan Indonesia dan Rusia

Kamis, 3 September 2026 15:15 WIB

Image Print

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menyebut Samudra Pasifik bukan pemisah, melainkan penghubung antara Indonesia dan Rusia dalam upaya memperkuat hubungan kedua negara.

Saat berpidato sebagai tamu kehormatan pada Forum Ekonomi Timur ke-11 (Eastern Economic Forum/EEF) di Vladivostok, Rusia, Kamis, Prabowo menegaskan bahwa Samudera Pasifik tidak memisahkan melainkan menghubungkan.

"Samudra Pasifik tidak memisahkan kita, Samudra Pasifik menghubungkan kita. Ini bukan tembok di antara kita, ini harus menjadi jalan raya antara kedua ekonomi kita," kata Prabowo, sebagaimana dipantau dari tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Presiden, Vladivostok juga terasa cukup dekat dengan rumahnya karena Rusia dan Indonesia sama-sama memiliki wilayah yang bersentuhan dengan Samudra Pasifik.

"Namun, Vladivostok juga terasa cukup dekat dengan rumah saya. Samudra besar yang sama, Samudra Pasifik, menyentuh pantai Rusia dan juga menyentuh pantai Indonesia," ujarnya.

Prabowo mengatakan kedekatan tersebut menjadi salah satu alasan Indonesia berupaya membangun jembatan yang lebih kuat dengan Timur Jauh Rusia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).

Kepala Negara menjelaskan Indonesia terletak di antara Samudra Hindia dan Pasifik, sementara Timur Jauh Rusia dan Indonesia sama-sama memiliki wilayah yang luas. Kondisi tersebut, menurutnya, membuka peluang untuk memperkuat hubungan kedua kawasan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengaitkan tema EEF ke-11, yakni "Timur Jauh: Pembangunan untuk Manfaat Masyarakat", dengan mandat yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya.

"Saya harus memberitahu Anda bahwa ini bukan hanya tema Timur Jauh Rusia, ini juga merupakan mandat yang diberikan kepada saya oleh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut mengatakan dirinya telah bertemu dengan Putin sebanyak lima kali sejak menjabat sebagai Presiden Indonesia. Ia juga menyebut kunjungannya ke Rusia kali ini merupakan yang kedua pada tahun ini.

Prabowo pun menyatakan bahwa dirinya menantikan kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Indonesia.

"Faktanya, ini adalah kelima kalinya sejak saya menjadi Presiden Indonesia, saya bertemu dengan Presiden Putin. Saya menantikan untuk membalas keramahan yang diberikan Rusia kepada saya dan menyambut Presiden Putin serta banyak dari Anda di Indonesia," kata Prabowo.

Diketahui, Presiden Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung pada 1-4 September 2026. Presiden Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama.

Forum tersebut menjadi salah satu wadah Rusia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dengan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk melalui perdagangan, investasi, dan kerja sama energi.

Kunjungan Presiden Prabowo juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang ekonomi.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Di EEF Prabowo sebut Samudra Pasifik hubungkan Indonesia dan Rusia

Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026