Dermaga Vatuvuri menunjang aktivitas ekonomi nelayan Palu
Rabu, 9 September 2026 15:39 WIB
Foto udara- Sejumlah perahu nelayan bersandar di Dermaga Rakyat Vatuvuri, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/9/2026). Dermaga selesai direvitalisasi oleh TNI AL bersama CPM setelah mengalami kerusakan sejak 2019. ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan.
Palu (ANTARA) - Dermaga Rakyat Vatuvuri di Kelurahan Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dimanfaatkan nelayan setempat untuk menunjang aktivitas melaut dan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.
Anggota DPRD Kota Palu Nanang di Palu, Selasa, mengatakan keberadaan dermaga tersebut mempermudah aktivitas nelayan, terutama dalam mendukung kegiatan melaut di wilayah pesisir Tondo, Kecamatan Mantikulore.
“Keberadaan dermaga sangat membantu nelayan dalam menunjang aktivitas mereka, termasuk untuk mendukung peningkatan pendapatan masyarakat,” katanya saat peresmian Dermaga Rakyat Vatuvuri.
Menurut dia, kawasan tersebut memiliki potensi perikanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber penghidupan. Selain dermaga, nelayan juga memperoleh dukungan berupa rumpon untuk menunjang aktivitas penangkapan ikan.
"Potensi ikan di wilayah tersebut masih sangat banyak. Para nelayan terbantu dengan adanya fasilitas dermaga maupun rumpon," ujarnya.
Nanang yang juga Wakil Ketua Nelayan setempat mengatakan pemanfaatan dermaga tidak hanya dapat menunjang kegiatan nelayan, tetapi juga membuka ruang aktivitas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan.
Menurut dia, keberadaan aktivitas nelayan dan masyarakat di dermaga dapat mendukung berkembangnya kegiatan ekonomi di kawasan pesisir tersebut.
“Tidak hanya nelayan, tetapi UMKM juga dapat memanfaatkan kawasan dermaga,” katanya.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dikelola secara berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi dapat mendukung produktivitas nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir.
Dermaga Rakyat Vatuvuri diperbaiki melalui kolaborasi PT Citra Palu Minerals (CPM) dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu.
Superintendent Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT CPM Rahyunita Handayani mengatakan perbaikan dilakukan terhadap dermaga sepanjang sekitar 80 meter serta sejumlah fasilitas penunjang.
Fasilitas tersebut antara lain akses menuju dermaga, sumur air bersih, toilet, mushala, dan gazebo yang dapat digunakan nelayan untuk beristirahat.
Selain itu, tiga unit rumpon berukuran 6x4 meter disediakan untuk menunjang aktivitas nelayan di wilayah tersebut.
"Ada juga tiga unit rumpon berukuran 6x4 meter dan seluruh pengerjaan perbaikan dermaga dilakukan selama sekitar satu bulan, bersamaan dengan pembangunan fasilitas penunjang lainnya," katanya.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026