Elephants

Daftar 23 OTT KPK Tahun Ini, Terbaru Bupati Klaten - Nasional Katadata.co.id

October 16, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis (15/10). Hamenang ditangkap terkait lima klaster dugaan korupsi, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga setoran dari organisasi perangkat daerah.

Dalam OTT, KPK menangkap total 20 orang serta menyita uang senilai Rp 1 miliar. Tak hanya itu, dalam operasi, KPK juga menangkap Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

"Ini juga diduga terkait adanya dugaan pemberian oleh Bupati kepada oknum di BPK dalam kaitannya pemeriksaan atau audit di Pemerintah Kabupaten Klaten," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Jumat (16/10) dikutip dari Antara.

Ini merupakan kali ke-23 KPK menggelar OTT sejak awal tahun. Berikut daftar OTT yang dilakukan komisi antirasuah:

OTT Pertama

KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang pada 9–10 Januari 2026. Sejumlah pejabat pajak di  Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan ditangkap dalam kasus ini.

OTT Kedua

KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.

OTT Ketiga

Komisi antirasuah juga menangkap Bupati Pati Sudewo dalam kasus pengisian jabatan perangkat desa. KPK mengatakan, Sudewo dan tim suksesnya diduga memeras dana dengan total nilai sitaan Rp 2,6 miliar kepada calon perangkat desa.

Sidang pledoi Bupati Pati nonaktif Sudewo

Sidang pledoi Bupati Pati nonaktif Sudewo (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz)

OTT Keempat

KPK menangkap Kepala Kantor Pratama Pajak Madya Banjarmasin Mulyono pada Februari 2026 terkait dugaan suap Rp 1,5 miliar untuk memuluskan restitusi pajak.

OTT Kelima

KPK menangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal. Rizal dan dua mantan pejabat Ditjen Bea Cukai lainnya didakwa menerima uang suap Rp 78 miliar.

OTT Keenam

Masih di bulan Februari 2026, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan. Mereka ditangkap terkait pemberian suap Rp 850 juta terkait eksekusi lahan di Tapos, Depok.

OTT Ketujuh

KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pada Maret 2026. Fadia ditangkap atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

OTT Kedelapan

KPK juga menciduk Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari terkait dugaan penerimaan hadiah atau janji ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

OTT Kesembilan

Di bulan yang sama, KPK menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman terkait kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tahun anggaran 2025–2026.

OTT Kesepuluh

Pada April 2026, KPK menangkap Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo dalam kasus dugaan kasus pemerasan terhadap para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

OTT Kesebelas

KPK melakukan OTT kepada sejumlah pejabat imigrasi terkait kasus pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) pada Juni 2026. Kasus ini juga membuat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy menjadi tersangka.

Pemeriksaan lanjutan tersangka Silmy Karim

Pemeriksaan lanjutan tersangka Silmy Karim (ANTARA FOTO/Reno Esnir/sgd/kye)

OTT Kedua Belas

KPK menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12 pada Juni 2026. Edison ditangkap dalam kasus penerimaan dari pengadaan Dinas Pendidikan.

OTT Ketiga Belas

KPK juga menangkap ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dugaan suap untuk mengatur temuan audit laporan keuangan. Penangkapan ASN BPK ini adalah pengembangan dari OTT Edison.

OTT Keempat Belas

KPK menciduk Bupati Kuansing Suhardiman Andy pada Rabu (1/7) terkait dugaan suap dalam rangka pengisian jabatan Sekretaris Daerah hingga menerima mobil mewah.

OTT Kelima Belas

KPK menangkap Bupati Langkat Syah Afandin pada Jumat (3/6) terkait dugaan suap proyek Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, hingga mutasi jabatan.

OTT Keenam Belas

KPK menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani pada 12 Juli 2026. Etik diduga melakukan pemerasan terhadap pegawai Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

OTT Ketujuh Belas

Pada bulan yang sama, KPK juga menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini pada 20 Juli 2026. Lalu menjadi tersangka dugaan suap dan benturan kepentingan dalam pengadaan barang serta jasa.

OTT Kedelapan Belas

KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada akhir Juli 2026 atas kasus pemerasan dengan dana Rp 2 miliar. Kasus ini juga menyeret seorang anggota Polri yang diperbantukan ke KPK menjadi tersangka.

Polisi bernama Setya Budi Dias tersebut menjadi tersangka usai kedapatan mencoba memeras Anom. Tak hanya itu, ayah Setya yang bernama Lilik Budi Suprianto juga menjadi tersangka karena terlibat dalam kasus yang sama.

OTT Kesembilan Belas

Dalam OTT ini, KPK menangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan wakilnya dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Jenderal Soedirman 2025-2026. 

OTT Kedua Puluh

KPK menangkap Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agaria dan Tata Ruang (ATR) Lampri, Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adi, orang kepercayaan Menteri ATR Nusron Wahid yakni Fahd El Fouz, dan sejumlah orang lainnya.

KPK geledah rumah Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN di Bekasi

KPK geledah rumah Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN di Bekasi (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/wpa.)

Mereka ditangkap terkait dugaan suap dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon Agung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

OTT Kedua Puluh Satu

KPK menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena pada 21 September 2026. Sirajudin diduga melakukan pemerasan serta gratifikasi terkait proyek jalan di kabupaten tersebut.

OTT Kedua Puluh Dua

Bulan Oktober 2026, KPK kembali menggelar OTT, kali ini di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Komisi antirasuah mengungkap dua klaster dugaan korupsi dana BNPB Rp 148 M yang terdiri dari dari kepemilikan saham hingga suap.

Adapun, KPK menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut, salah satunya adalah adik Kepala BNPB 2021-2026 Suharyanto yakni Bima Setiawan.

OTT Kedua Puluh Tiga

Dalam OTT teranyar, KPK menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis (15/10). Hamenang ditangkap terkaitdugaan korupsi, mulai dari pengadaan barang dan jasa hingga setoran dari organisasi perangkat daerah.