Wina (ANTARA) - China secara resmi menyumbangkan sebuah sampel Bulan yang dikumpulkan oleh misi Chang'e-6 kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sebuah upacara serah terima pada Senin (14/9) di markas besar PBB di Wina, Austria, yang menandai kali pertama sampel dari sisi jauh Bulan diserahkan kepada organisasi tersebut.
Upacara serah terima itu diselenggarakan bersama oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA), Misi Tetap China untuk PBB dan Organisasi Internasional Lainnya di Wina, serta Kantor PBB untuk Urusan Luar Angkasa (United Nations Office for Outer Space Affairs/UNOOSA). Lebih dari 400 tamu, termasuk para pimpinan organisasi internasional di Wina dan perwakilan tetap dari berbagai negara, menghadiri upacara tersebut.
Menjelajahi alam semesta yang luas merupakan impian bersama dan pencarian abadi umat manusia, ujar Shan dalam sambutannya, seraya menuturkan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping telah menyampaikan bahwa misi Bulan Chang'e adalah milik China sekaligus milik seluruh masyarakat di dunia.
Serah terima sampel Bulan yang dikumpulkan oleh Chang'e-6 kepada PBB ini merupakan tindakan konkret China dalam mempraktikkan empat inisiatif global utama yang diusulkan oleh Xi, mengimplementasikan sepenuhnya filosofi pembangunan baru yang menonjolkan pertumbuhan inovatif, terkoordinasi, hijau, terbuka, dan inklusif, menjunjung tinggi multilateralisme sejati, menjaga otoritas serta peran Komite PBB tentang Penggunaan Antariksa untuk Tujuan Damai (United Nations Committee on the Peaceful Uses of Outer Space/COPUOS) sebagai platform utama tata kelola antariksa global, dan memajukan implementasi Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB 2030, papar Shan.
China akan bekerja dengan semua negara untuk memajukan eksplorasi antariksa secara damai dan memberikan kontribusi yang lebih baik dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, imbuh Shan.
Juma mengatakan platform multilateral Wina memiliki karakter unik yang menyatukan ilmu pengetahuan dan diplomasi.
Pameran permanen sampel Bulan di markas besar PBB di Wina ini memiliki makna yang sangat signifikan, sebutnya, seraya menambahkan bahwa sampel itu mewakili kreativitas ilmiah dan teknologi serta tekad umat manusia untuk menjelajahi alam semesta, sekaligus menunjukkan dukungan China kepada PBB dalam mengatasi berbagai tantangan bersama.
Holla-Maini mengatakan serah terima sampel Bulan oleh China dan pembagian data penelitian ilmiah merupakan gambaran yang sempurna bahwa antariksa adalah wilayah bersama seluruh umat manusia.
Dia menyampaikan harapan agar sampel Bulan itu dapat terus berkisah di Wina tentang eksplorasi Bulan oleh umat manusia, serta berkontribusi bagi kemajuan tata kelola antariksa global.
Dalam acara tersebut, Li mengatakan bahwa acara itu menunjukkan komitmen China untuk bekerja sama dengan semua pihak guna menjunjung tinggi peran PBB, meningkatkan tata kelola antariksa global, dan memastikan bahwa manfaat eksplorasi dan pengembangan antariksa dapat menjangkau seluruh umat manusia.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.