CFD perdana Kuala Jelai perkuat kebersamaan dan pacu UMKM
Senin, 3 Agustus 2026 16:45 WIB
Bupati Sukamara Masduki dan lainnya saat menghadiri CFD di Kecamatan Kuala Jelai, Minggu. (ANTARA/HO-Diskominfo Sukamara)
Sukamara (ANTARA) - Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah Masduki mengatakan pelaksanaan car free day (CFD) perdana di Kecamatan Kuala Jelai menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong gaya hidup sehat dan pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Alhamdulillah, peserta sangat antusias. Tujuan kegiatan ini selain mempererat silaturahmi dan kebersamaan, tentu juga mendorong masyarakat agar semakin giat berolahraga," kata Masduki di sela kegiatan, Minggu.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM yang memasarkan berbagai produk selama acara berlangsung.
"Selain itu juga untuk meningkatkan UMKM kita, khususnya yang ada di Kecamatan Kuala Jelai," ujarnya.
Usai menghadiri CFD, Masduki bersama sekretaris daerah dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang didanai pemerintah pusat. Ia menyebut jumlah penerima bantuan pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun kemarin ada 10 unit di Kuala Jelai, tahun ini Alhamdulillah meningkat menjadi 18 unit. Kami melihat masih banyak rumah yang memang membutuhkan perbaikan. Terima kasih kepada kementerian yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kami," katanya.
Masduki berharap alokasi bantuan BSPS terus meningkat sehingga semakin banyak warga yang dapat menempati rumah layak huni.
"Semoga tahun-tahun ke depan lebih banyak lagi sehingga masyarakat mempunyai rumah lebih layak, lebih nyaman, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sukamara," ujarnya.
Baca juga: Bupati Sukamara minta calon Paskibraka disiplin dan berjiwa nasionalis
Pada kesempatan yang sama, Masduki juga menjelaskan langkah pemerintah daerah menghadapi musim kemarau yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
Ia mengatakan pemerintah kabupaten telah menggelar rapat koordinasi dengan seluruh dinas terkait untuk menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki.
"Kami sudah menyiapkan tangki-tangki air untuk disalurkan ke desa-desa dan RT yang memang memerlukan. Distribusi dilakukan melalui kepala desa, lurah, dan camat, dengan dukungan pemerintah daerah serta CSR perusahaan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau," katanya.
Masduki juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang dapat memicu kebakaran dan kabut asap.
"Saya menghimbau seluruh masyarakat Sukamara agar tidak membakar lahan maupun hutan. Kebakaran hanya akan menimbulkan kerugian ekonomi, merusak lingkungan, dan mengganggu kesehatan masyarakat," katanya.
Selain penanganan dampak kemarau, Pemerintah Kabupaten Sukamara terus memperluas layanan air bersih melalui jaringan PDAM. Menurut Masduki, sebagian wilayah telah terlayani, sedangkan daerah yang belum mendapatkan akses akan menjadi prioritas pembangunan hingga akhir tahun.
Baca juga: Kejari Sukamara optimalkan Jaksa Masuk Sekolah untuk edukasi pelajar tentang bahaya narkoba
Baca juga: Bupati Masduki turun langsung ke sekolah, pastikan seragam gratis tepat sasaran
Baca juga: Bupati Sukamara turun tangan! Pastikan stok BBM aman hingga antrean terurai
Pewarta : Donefrid Lalang
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.