Jakarta -
kedewasaan emosional berperan penting dalam membangun hubungan yang sehat dan menghadapi berbagai tantangan hidup, Bunda.
Sebaliknya, seseorang yang belum dewasa secara emosional cenderung kesulitan mengelola perasaan, sehingga mudah bereaksi berlebihan saat menghadapi situasi tertentu.
Kondisi ini juga dapat memengaruhi hubungan pribadi maupun perkembangan karier. Lantas, bagaimana cara mengenali ciri-cirinya? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak dewasa secara emosional memengaruhi perilaku, cara berpikir, dan kemampuan berkomunikasi. Berikut ciri-ciri yang dapat Bunda kenali dari orang yang belum dewasa secara emosional:
1. Kurang empati
Dilansir verywell health, orang yang belum matang secara emosional mungkin menunjukkan ketidakmampuan untuk memahami, atau kurangnya empati terhadap, perasaan orang lain dalam berbagai tingkatan.
Orang yang kurang empati mungkin merasa bahwa orang lain terlalu sensitif, menyalahkan korban, bersikap kritis terhadap orang lain, hingga tidak sabar atau mudah frustrasi.
2. Kurangnya keterampilan komunikasi
Orang yang belum dewasa secara emosional umumnya kesulitan berkomunikasi dengan baik, terutama saat mereka disalahkan, terancam, atau terpojok.
Dalam situasi seperti itu, mereka mungkin menyangkal kesalahan yang telah dilakukan, berbohong untuk menghindari percakapan yang tidak nyaman, atau melontarkan ejekan dan kata-kata yang menyakitkan saat terjadi konflik.
3. Menghindari tanggung jawab
Mereka cenderung menyalahkan orang lain ketika terjadi kesalahan atau menyangkal perannya dalam suatu konflik atau masalah.
Sebagai contoh, selama konflik, orang yang belum matang secara emosional mungkin akan bersikap defensif atau menghindari diskusi tentang konflik tersebut.
4. Sering membatalkan rencana di menit-menit terakhir
Ketika membuat rencana dengan seseorang, penting untuk menepatinya. Orang yang terus-menerus membatalkan rencana sulit ditoleransi karena membuat orang lain merasa buang-buang waktu dan diabaikan.
Membatalkan rencana karena hal mendesak memang wajar, tetapi jika menjadi kebiasaan, itu sangat menjengkelkan, bukan?
Hal ini terjadi karena orang yang belum dewasa mungkin tidak bisa mengelola waktunya. Mereka membatalkan rencana tanpa berpikir, dan tidak selalu menyadari dampaknya pada orang lain.
5. Suka meniru orang lain
Dilansir Your Tango, ketika orang-orang berusaha keras untuk meniru orang lain, baik itu gaya atau tingkah laku yang sama, itu sangat tidak dewasa.
Mereka tidak memiliki kapasitas emosional dan mental untuk memahami bahwa perlu membentuk identitasnya sendiri.
6. Sulit membangun hubungan
Jika menjalin hubungan dengan orang yang belum dewasa, Bunda mungkin telah melihat sebagian atau seluruh perilaku yang dibahas di sini. Hubungan seperti ini cenderung akan selalu sulit.
Mereka mungkin memiliki perilaku sembrono, seperti berselingkuh, mengintimidasi pasangan, hingga menyalahkan orang lain.
7. Egois
Bersikap egois berarti hanya berfokus pada keinginan, kebutuhan, dan kepentingan sendiri. Mereka yang belum matang secara emosional sering kali mendambakan pusat perhatian.
Mereka memandang dirinya sendiri sebagai individu yang terpisah dari orang lain, merasa berhak, dan menunjukkan rasa penting diri yang berlebihan.
8. Sulit mengatur emosi
Orang yang berperilaku tidak dewasa secara emosional juga cenderung menyerang orang lain atau menggunakan mekanisme pertahanan yang berbahaya.
Sebagai contoh, mereka mungkin akan frustrasi atau menjadi agresif, meninggikan suara atau pergi tiba-tiba.
Nah, itulah beberapa sikap yang dapat Bunda kenali dari orang yang belum dewasa secara emosional.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)